Arsip Bulanan: Juli 2021
Mahasiswa KKN Reguler IAIN Kendari Melakukan Bakti Sosial
| (Suasana bakti sosial di Desa Woiso kec. Lambai. Foto. Ist) |
Reporter: Andika
Editor: Al-Izar
KOLAKA, perskampusbiru.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari tahun 2021 melaksanakan kerja bakti sosial dan bersih bersih di Desa Woise Kecamatan Lambai Kabupaten Kolaka Utara, jum’at (30/7/2021).
Bambang Ekalaya selaku koordinator desa Woise mengatakan Bakti sosial yang dilakukan pada pukul 08:30 Wita – selesai. ini bertujuan Untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat akan pentingnya kebersihan.
“Dalam kegiatan ini mahasiswa juga melakukan penanaman tanaman terong dan cabai di polibag,” Kata Bambang telepon (30/07/2021).
Selain itu, di kecamatan lambai yang terdiri dari desa yaitu Desa Woise, Woitombo,Lambai, Latawaro, Raoda,Tebongeano, dan La Pasi Pasi.
Dan Sebelumnya kegiatan bakti sosial ini sudah dilaksanakan di berapa-rapa desa yang diantaranya desa Latawaro, Woitombo, Tebongeano.
Sarman selaku koordinator kecamatan, berharap bahwa dengan program kerja ini, dapat memberikan edukasi positif kepada masyarakat dan semoga kecamatan lambai bisa menjadi kecamatan yang indah dan tentram.
“Karena pada dasarnya kegiatan ini sebagai edukasi kami kepada masyarakat di kecamatan Lambai,” ucap sarman.
Lanjut ketua Sema(i) tersebut, semoga dengan kegiatan ini juga bisa menjadi motivasi masyarakat untuk menjaga kebersihan.
Di dalam kegiatan tersebut juga diikuti oleh aparat desa, masyarakat setempat dan semua mahasiswa KKN IAIN Kendari yang ada di kecamatan Lambai.
Berdasarkan pantauan, kepala desa serta aparat, dan masyarakatnya memberikan respon yang baik.
Untuk di ketahui Kegiatan ini merupakan program kerja kecamatan yang dilaksanakan di Desa Woise, Desa Woitombo, Desa Lambai, Desa Latawaro, Desa Raoda, Desa Tebongeano danDesa La Pasi Pasi.
Secerah Harapan Di Bawah Timbunan Penderitaan
| (Harpan Pajar. Foto: Istimewa) |
Ada sesuatu yang kontras terlihat disana. Sebelum memasuki Kendari, kita akan disuguhi pemandangan pemukiman kumuh di sepanjang jalan. Kemudian pemandangan itu berubah menjadi rumah-rumah besar dan gedung setengah pencakar langit. Situasinya begitu senjang. Cara termudah melihat kesenjangan dari provinsi berkembang adalah dengan melihat ibu kotanya atau setidaknya daerah-daerah yang menjadi sentral industrial.
Sulawesi Tenggara tampak sebuah kota yang gelisah dalam bangunan yang rapuh. Rumah-rumah warganya begitu senjang. Ada yang hanya terbuat dari bambu dianyam sudah tak layak pakai, tapi ada yang tinggi menjulang membelah langit. Jika kita memasuki rongga-rongga perkampungan kumuhnya, Sulawesi Tenggara, serupa muara dari sungai yang baru saja dilanda banjir bandang. Kumuh dan tak terurus, tempat menumpuknya segala sisa-sisa barang dan manusia yang diseret banjir dari perkampungan-perkampungan pedesaan bumi anoaku.
Orang-orangnya hiper agresif mereka saling sikut demi sesuap nasi, itu adalah sebuah preferensi sebagai bentuk defensif untuk bertahan hidup melewati kemelaratan dan dan penderitaan oleh angkara murka penguasa. Jika suatu saat terjadi konfrontasi yang besar aku tidak tahu apakah tubuh kecilku ini bisa selamat dari sana. Haruskah konflik antar saudara sebangsa dibenarkan untuk tujuan tertentu, katakanlah itu keadilan ? Jika pun boleh, apakah ia harus berbentuk perang ?
Sementara itu, jika kita melihat kantung-kantung kemewahan ditengah-tengahnya, Sulawesi tenggara adalah sebuah ballroom untuk pesta bersama gadis-gadis seksi dengan kue-kue dan minuman mahal. Percakapan gelak tawa, dentingan suara gelas, dan jeritan suara gadis yang mencapai puncak klimaksnya di atas kasur empuk, menyembunyikan suara-suara tangisan kemiskinan di luar sana. Hamparan karpetnya pun menyembunyikan butiran debu yang terinjak-injak dan tak kasat mata di bawahnya. Debu itu adalah aku dan orang-orang yang bukan bagian dari pesta itu.
Memasuki ruangan tersebut, bekal rekaman kemiskinan desa telah mengasingkanku. Aku tahu karena kakakku yang mempunyai teman para investor asing kadang mengajakku ke acara-acara perusahaannya. Olehnya aku sering diajak mengikuti pesta orang-orang “beradab” itu. Akupun dikenalkan terhadap kolega teman kakakku, Mereka terbata-bata bicara dalam bahasa tanpa kebohongan, dan aku tak tahu satu kosa kata pun yang diucapkan, mereka gagal meyakinkanku untuk menyukai permainan mereka.
Aku bukan anti asing, karena banyak juga pahlawanku adalah orang asing seperti yang berada di buku 100 tokoh paling berpengaruh di dunia. Lagi-lagi bayangan sahabat-sahabat kecilku yang tak bisa sekolah di TK mengejar-ngejarku. Sebuah kutukan Cartesian masih melekat pada dunia pendidikan kami semua tanpa kami menyadarinya. Sialnya, pemerintah yang suka memberi perintah itupun tak kunjung berbuat apapun untuk menolong mereka. Mungkin menjadi sedikit saja seperti pahlawan-pahlawan dibuku 100 tokoh dunia itu, rasanya tidak terlalu buruk untuk anak – anak dipelosok pedesaan yang tanpa dosa menjadi korban dari keserakahan penguasa.
Mencampur-campur secuil terhadap Seokarno, sepotong Tan Malaka, Seutas Marx, maupun sepenggal Thomas Jefferson sudah cukuplah untuk bisa membagi-bagi “wikoro” (olahan makanan yang terbuat dari ubi hutan) untuk anak-anak desa agar tidak mati kelaparan karena kemiskinan. Mungkin aku juga perlu mencampurkan mereka semua adonan newton, Einstein, Marie currie dan Thomas Edison untuk memastikan sains fisika dan kimia bermanfaat bagi anak-anak dusun itu.
Entah bagaimana mimpi-mimpi itu akan terjadi. Penguasa tidak pernah menginginkan matahari kembar di atas langit kekuasaannya. Selama berkuasa, dia tidak akan pernah membiarkan para oposisi hidup. Orang-orang yang selalu mengkritik pemerintah (mengancam popularitasnya), penguasa cenderung akan menyingkirkan dengan cara-cara tidak demokratis bahkan berujung tragis.
Hei! penguasa yang dilegitimasi secara konstitusional oleh rakyat Bumi anoa. Tegakkan hukum diatas sumpahmu, lihat itu banyak raut petani yang tak lagi tersenyum lega. Apa kau dengar? jangan tutup telingamu, jangan kau pejamkan matamu. Apa kabar tanah kelahiranku, yang penuh dengan intrik, banyak drama layaknya sinetron berepisode lama.
Lihat itu banyak parade penganggur yang tampak murung, suara yang kalian kantongi seolah mati tertimbun kubur. Ada sampah diatas sumpah, mereka bersantai sambil memegang lembaran, berseragam elegan dengan atribut pemerintah, memoles citra melemahkan kepekaan.
Pemangku jabatan, inikah hadiah dari kotak kardus bergembok baja? Bagaimana nasib jelata. Sudahlah anggarkan saja untuk bangun ibukota, pendidikan, dan kesejahteraan rakyat. Jangan bicara perihal kemakmuran, lihat disana ada kerusuhan sebab nasi mereka telah dicuri. Kemana perikemanusiaan adil dan beradab, Kemana ? Ditengah bencana rela begadang demi agenda pengusaha. Entah mengapa kelakuan mereka tak lebih dari anak TK. Jago retorika dan pandai bersandiwara. Bangsa sudah merdeka mengapa larut dalam sistem berduka.
Pemerintah provinsi Sulawesi Tenggara cenderung masih berkonotasi terhadap pengaturan yang bernuansa kekuasaan bukan pelayanan. Dalam buku teori dan analisis politik pemerintahan yang ditulis oleh inu kencana syafiie mengatakan bahwa Antara kekuasaan dan pelayanan harus diseimbangkan. Pelayanan yang tidak baik dan benar akan beresiko dekadensi moral sedangkan kekuasaan yang sewenang-wenang akan beresiko tirani. Sehingga bisa kita terjemahkan bahwa Pelayanan hendaknya memiliki unsur yaitu membuat masyarakat semakin puas, mutunya semakin membaik, lapangan kerja semakin terbuka lebar, dan estimasi pengerjaan administrasi publik yang efektif. Kekuasaan hendaknya ditujukan bagi pengaturan pemerintah, yang pada hakikatnya bertugas sebagai pengajak kebaikan dan mencegah terjadinya kebatilan. Untuk itulah ada berbagai departemen dan lembaga non departemen di bawah eksekutif. Seperti polisi, kejaksaan (untuk antisipasi keburukan) dan semacamnya. Sedangkan transmigrasi, sosial, agama, pendidikan (untuk mengarahkan rakyat kearah kebaikan), dan masih banyak lagi lembaga yang sangat berperan aktif dalam upaya menjaga stabilitas ketertiban masyarakat.
Seharusnya penguasa tanah lulo hari ini sadar diri dengan anomali dalam pemerintahannya. penyebab utama sering terjadi konflik vertikal maupun horizontal adalah kesenjangan dan kecemburuan sosial antara si kaya dan si miskin, jadi bukan sama sekali pertentangan antar agama, ras, dan etnis. Ya, walaupun sering digiring menuju isu sara oleh para elit yang mempunyai kepentingan pribadi.
Mangkraknya roda pemerintahan yang sudah tidak sesuai lagi dengan amanat konstitusi dan harapan masyarakat Sulawesi tenggara karena ada indikasi perilaku birokrasi yang impersonal (membedakan orang/pilih kasih). Berdasarkan kekerabatan (koncoisme), sanak keluarga (nepotisme), sehingga memacetkan jalannya pelaksanaan birokrasi yang bersih, disiplin, sistematis, dan hirarkis. Karena muncul pihak yang memotong jalur menuju puncak pimpinan. Munculnya krisis kepercayaan karena eksekutif yang diberi mandat oleh rakyat mengurus pemerintahan tidak bisa mengurus dengan efektif, begitu juga legislatif yang seharusnya mengatur peraturan tidak bisa mengatur. Bahkan terjadi kolusi antara eksekutif dan legislatif dengan pedagang yang dilindungi perdagangannya, korupsi sebagai usaha penggelapan pelaksanaan uang negara, dekadensi moral para pejabat serta tidak berjalannya hukum sebagaimana mestinya karena pihak yudikatif berada di bawah kontrol eksekutif. Monopoli perdagangan juga terjadi dari anak pejabat Sehingga terjadi penjajahan dari anak negeri terhadap negerinya sendiri, kendati bila pihak asing luar negeri ikut serta membenahi dituding sebagai imperialisme modern yang berdalih liberalisme. Hilangnya unsur pelayanan dan transparansi terhadap masyarakat dari pemerintah sebagai abdi masyarakat karena tingginya harga tiap pengurusan seperti SIM, KTP, dan lain-lain. Lamanya pengerjaan pelayanan publik bagi yang tidak mempunyai uang pelicin. Itulah hal kompleks terjadinya konflik masyarakat.
Aku menyerukan adanya dialog untuk menjamin rasa keadilan dan kesetaraan dalam merawat kebebasan berpendapat hak setiap masyarakat. Tanpa itu semua di Sulawesi tenggara akan terjadi genosida yang hanya akan menambah catatan buruk pemerintah. Kesejahteraan ekonomi rakyat pun harus dijamin dengan cara mengakhiri monopoli kekuasaan yang berlindung dibalik layar tabir kepalsuan. Cabang-cabang produksi untuk kesejahteraan rakyat harus dikelola oleh pemerintah dengan benar dan bersih, dimana persaingan usaha juga harus dijamin keadilannya, sehingga tidak menimbulkan korupsi yang mengorbankan banyak umat.
Kenapa tidak pemerintah Sulawesi Tenggara bercermin kepada Provinsi tetangganya Sulawesi Tengah dalam menyelesaikan berbagai problem yang memberdayakan sumber manusianya. Pemerintah Sulawesi Tengah melakukan dialog yang sangat signifikan untuk menyadarkan berbagai golongan atau kelompok kemasyarakatan bahwa semua memiliki potensi yang sama besarnya untuk mengalami konflik sosial. Dengan adanya kesadaran tersebut, diharapkan satu dengan lainnya bahu membahu mencegah timbulnya konflik sejak dini yang disebabkan oleh kemiskinan dan keserakahan penguasa. Cara-cara yang terstruktur, konsisten, dan aktif merangkul berbagai kalangan baik masyarakat, aparat kepolisian dan militer, organisasi sosial masyarakat, organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan, serta organisasi keagamaan, guna mendapatkan masukkan-masukkan dalam setiap upaya pencegahan konflik.
Mahasiswa KKN IAIN Kendari Gelar latihan Kepengurusan Jenazah
| (Suasana foto bersama usai kegiatan. Foto: Ist) |
Reporter: Slamet Fadillah
Editor: Rizal Saputra
KOLAKA, PesrKampusBiru.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari tahun 2021 menggelar pelatihan pengurusan jenazah di masjid Desa Woise Kecamatan Lambai Kabupaten Kolaka Utara.
Kegiatan ini diadakan oleh posko 40 desa Woise pada tanggal 26-28 Juli 2021 dan diikuti oleh Imam Desa, masyarakat setempat dan semua mahasiswa KKN IAIN Kendari yang ada di kecamatan Lambai.
Bambang Ekalaya selaku koordinator Desa Woise mengatakan, dalam proses pelatihan pengurusan Jenazah, dimulai dari proses memandikan hingga menguburkan jenazah.
“Dalam kegiatan ini yaitu mulai dari proses tata cara memandikan jenazah, kemudian bagaimana mengkafani jenazah, sampai pada proses pemakaman jenazah,” kata Bambang saat dihubungi lewat via telepon, rabu (28/7/2021).
Lanjut, Bambang Ekalaya, dimasukannya kegiatan ini didalam program kerja KKN bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat umum tentang kepengurusan jenazah.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengajarkan orang-orang di desa Woise supaya mereka paham tentang kepengurusan jenazah,” lanjutnya.
“Respon masyarakat alhamdulilah baik dan mereka mendukung kegiatan ini. Karena mereka merasa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mereka disebabkan kurangnya kepengurusan jenazah yang ada di kecamatan Lambai, khususnya di desa Woise,” Sambungnya.
Di akhir Bambang Ekalaya berharap, setelah dilaksanakannya kegiatan ini masyarakat desa Woise memahami tata cara kepengurusan jenazah secara menyeluruh dengan baik.
“Saya berharap nantinya seluruh masyarakat desa Woise bisa paham tentang kepengurusan jenazah, dalam artian bahwa mereka paham betul caranya dari memandikan jenazah sampai menguburkan jenazah itu,” harap Kordes tersebut.
Jokowi Perpanjang PPKM Lever 4 Hingga 2 Agustus
| (Presiden Joko Widodo saat menyakpaikan perpanjangn PPKM level 4. Foto: Ist) |
Reporter: Rizal Saputra
Editor: Al-Izar
JAKARTA, PersKampusBiru.com– Persiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan melanjutkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4, dari tanggal 26 Juli hingga 2 Agustus 2021.
Kebijakan tersebut diambil setelah Presiden dan jajarannya mempertimbangkan dengan beberapa hal, baik aspek kesehatan, aspek ekonomi, hingga dinamika sosial.
“Dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, aspek ekonomi dan dinamika sosial, Saya memutuskan, melanjutkan PPKM level empat dari tanggal 26 juli sampai dengan 2 agustus 2021,” di kutip dari akun YouTube Sekretariat Presiden, senin (26/7/2021).
Jokowi mengatakan, kita akan melakukan beberapa penyesuaiyan terkait aktifitas dan mobilitas masyarakat yang di lakukan secara bertahap dengan pelaksanaan yang ekstra hati-hati, Salah satunya yang berkaitan dengan pasar rakyat.
“Pasar rakyat yang menjaul sembako sehari-hari diperbolehkan untuk buka seperti biasa dengan protokol kesehatan yang ketat, dan pasar rakyat yang menjual kebutuhan sehari-hari bisa buka dengan kapasitas maksimum 50 persen sampai dengan pukul 15:00,” kata Jokowi.
Ia menjelaskan, pelaku UMKM di izinkan buka dengan menerapkan protokol kesehatan sampai dengam pukul 21:00.
“Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen atau toko voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan dan usaha kecil lainnya yang sejenis di izinkan buka dengan menarapkan protokol kesehatan ketat sampai dengan pukul 21:00, yang pengaturannya, teknisnya akan di atur oleh pemerintah daerah,” Jelas Jokowi.
“Warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya. Yang memiliki tempat usaha di ruang terbuka, di izinkan buka dengan protokol kesehatan dengan ketat sampai pukul 21:00 dan maksimum waktu makan bagi setiap pengunjung 20 menit,” lanjut Jokowi
Di akhir Jokowi mengajak seluruh komponen untuk bahumembahu melawan COVID-19 ini.
“saya mengajak seluruh lapisan masyarakat, seluruh komponen bangsa bersatu padu dan bahu-membahu melawan Covid-19 ini. Dengan usaha keras kita bersama, Insya Allah kita bisa segera terbebas dari Covid-19 dan kegiatan sosial ekonomi masyarakat bisa kembali normal,” ucap orang nomor satu di Republik ini.
Misteri Perihal Kopi
IAIN Kendari Telah Membuka Jadwal Pembayaran UKT/SPP
| (Pengumuman pembayaran SPP/UKT. Foto: Ist) |
KENDARI, Perskampusbiru.com-kampus institut agama Islam negeri (IAIN) Kendari telah membuka jadwal pembayaran UKT /SPP semester ganjil tahun akademik 2021/2022 mulai tanggal 22/07/2021 sampai 13/08/2021
Pembayaran dapat di lakukan melalui bank syariah indonesia (BSI).
Berikat beberapa cara pembayarannya
1. Melalui teler
-teler bank syariah Indonesia (BSI) ex BRIsyariah.
Untuk wilayah Sulawesi tenggara berlokasi
-KC Kendari A silondae 2
Jl A silondae 123 Kendari
-KC Baubau Betoambari
Jl betoambari Baubau
2.melalui All Chanel (mesin ATM)
-memilih menu transfer
-Transfer antar bank
-kode input bank BRISyariah di ikuti kode virtual account, kode institut dan Nim.
contoh : 42288016117040202016
– masukan nominal sesuai tagihan
– pilih YA
– transaksi selesai
3.melalui All Chanel (mobile bangking)
– memilih menu transfer
– pilih bank BRISyariah/BSI ex BRIS
– masukan kode virtual account, kode institut dan Nim, contoh : 88016117040202016
– masukan nominal sesuai tagihan
– pilih YA
– Transaksi selesai
Reporter: Al-Izar
Editor: Rizal Saputra
OMG! Jokowi Perpanjang PPKM Darurat
Wakil PRESMA IAIN Kendari Imbau Pesarta KKN Patuhi PROKES
| (Hendra Setiawan Wakil Presma IAIN Krndari Mengrnakan alamamater warna biru. Foto: Idt ) |
Peduli Korban Longsor Di Konut, HIPPMAKON Salurkan Bantuan Sembako
8 Tips Cara Ampuh Menhadapi Dosen Killer Yang Wajib Kamu Coba
CARA REGISTRASI ULANG MAHASISWA BARU
| (Gedung terpadu IAIN Kendari. Foto: Ist) |
Reporter : Al-Izar
Editor : Rizal Saputra
KENDARI, perskampusbiru.com – setelah di nyatakan lulus sebagai mahasiswa baru (Maba) dari semua jalur, SPAN PTKIN, UM PTKIN dan Lokal Mandiri 2021.
Petunjuk manual registrasi ulang (Berlaku untuk semua jalur) :
Di lansir dari spmb.iainkendari.ac.id berikut cara registrasi ulang mahasiswa baru.
1. Siswa yang dinyatakan lulus pada seleksi (dapat dicek melalui webiste https://iainkendari.ac.id/ atau https://spmb.iainkendari.ac.id/) ) melakukan pembayaran UKT semester I pada Teller bank BRI Syariah atau via mobile banking atau ATM. Lakukan transaksi pembayaran UKT Semester I dengan menginformasikan pada teller Bank BRI Syariah ID PENDAFTARAN atau memasukkan ID pendaftaran/ untuk pembayaran via atm atau mobile banking pada link di bawah ini :
https://spmb.iainkendari.ac.id/index.php/tata-cara-pembayaran/
ID pendaftaran terdapat pada kartu pendaftaran Mahasiswa baru anda
2. Jika transaksi telah selesai harap menyimpan bukti pembayaran sebagai arsip mahasiswa.
3. Silahkan cek NIM pada laman SIA (https://sia.iainkendari.ac.id) menu heregistrasi tahun-angkatan seperti gambar di bawah ini:
atau langsung akses https://sia.iainkendari.ac.id/data/heregmaba/tahun-angkatan contoh https://sia.iainkendari.ac.id/data/heregmaba/2020
4. Jika NIM telah diketahui silahkan login pada laman https://sia.iainkendari.ac.id/login.
Akun setiap maba
user : NIM
Pass : Info Panitia
5. Silahkan lengkapi biodata diri pada laman https://sia.iainkendari.ac.id yang terdiri dari : Data Pribadi, Data Orang Tua, Data Sekolah, Upload Pas Foto dan Upload SKL/Ijazah.
Sekian petunjuk manual pendaftaran ulang SPAN PTKIN, UM PTKIN dan Jalur Mandiri.
Jika mengalami kendala, harap menghubungi panitia melalui Whatsapp atau SMS pada nomor berikut: 085241540246, 08114005006, 081280271001, 085331019999, 085241857643, 08124120021.
8 Cara Bertanya Yang Baik Kepada Dosen Lewat Ponsel
Usai di Rapid Tes Antigen, 356 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Di Berangkatkan
| (Mahasiswa Peserta KKN di pelataran gedung terpadu. Foto: Rizal Saputra) |
KENDARI, perskampusbiru.com – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari berangkatkan 356 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler di Kabupaten Kolaka dan Kolaka Utara, rabu (5/7/2021).
Kepala Pusat Pengabdian Kepada Masyrakat Dr. Abdul Gafar, M.Th.I mengatakan, mahasiswa yang di berangkatkan hari ini bebas COVID-19.
“Iya bebas covid, kita sudah sweb kemarin kalau ada yang indikasi positif kita tidak berangkatkan atau kita tunda,” katanya saat di temui awak media.
Dari pantawan di lokasi, ratusan mahasiswa peserta KKN reguler mulai berkumpul di pelataran gedung terpadu IAIN Kendari, sejak pukul 06:00 WITA.
Peserta KKN Reguler, IAIN Kendari 2021 Jalani Rapid Tes Antigen
| Suasana Rapid Tes Antigen Peserta KKN Foto: Rizal Reporter : Rizal Saputra
Editor : Al-Izar
|
Rapid antigen kali ini diikuti oleh mahasiswa yang akan melaksanakan KKN di Kabupaten Kolaka dan Kolaka Utara (Kolut), minggu (4/7/2021).
Kegiatan ini dilakukan di Auditorium IAIN Kendari pukul 10:00 Wita – selesai, dengan menerapkan ptotokol kesehatan.
Hal itu dilakukan bertujuan guna memastikan bahwa semua peserta yang terjun ke wilayah Kabupaten Kolaka dan Kolaka Utara itu bebas COVID-19.
Kepala Pusat Pengabdian Kepada Masyrakat (KPPKM) Dr. Abdul Gafar, M.Th.I mengatakan, rapid kali ini di khususkan untuk mahasiswa yang akan menyelenggarakan KKN yang akan di berangkatkan besok.
“Rapid tes kali ini untuk seluruh peserta KKN, hanya untuk hari ini di khususkan untuk peserta KKN Kolaka Utara dan Kolaka karena, berangkatnya besok,” katanya.
Lebih lanjut, Abdul Gafar membeberkan,357 peserta KKN yang akan di berangkatkan di dua Kabupaten.
“Kolaka itu 210 mahasiswa dengan 30 posko, Kolaka Utara 147 mahasiswa dengan 21 posko,” tambahnya. Minggu (4/7/2021).
Dia juga berharap, kepada mahasiswa yang akan menyelenggarakan KKN agar memberikan yang terbaik.
“Muda-mudahan bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” tutup.
