Tanam Cemara di Tanjung Lalimbue, Diklatsar UKM Pers UIN Kendari Hadirkan Aksi Nyata Pelestarian Lingkungan

Konawe, Objektif.id – Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) ke-26 UKM Pers Universitas Islam Negeri (UIN) Kendari tidak hanya menjadi ruang pembelajaran jurnalistik dan organisasi, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata pelestarian lingkungan. Bersama Camat Kapoiala, Kabupaten Konawe, para peserta menanam pohon cemara di kawasan Pantai Tanjung Lalimbue, Minggu, 18 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Diklatsar UKM Pers UIN Kendari yang mengusung tema “Corong Perlawanan Publik”. Penanaman pohon dilakukan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya memperindah kawasan pantai yang masih membutuhkan penghijauan.

Dengan penuh semangat, para peserta bergotong royong menggali tanah, menanam bibit cemara, hingga memadatkan tanah di sekitar batang pohon. Aksi tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan pengkaderan mahasiswa tidak hanya berorientasi pada penguatan kapasitas organisasi, tetapi juga dapat memberikan kontribusi langsung bagi lingkungan sekitar.

Salah satu panitia penggerak kegiatan, Dais, menjelaskan bahwa pemilihan pohon cemara didasarkan pada manfaatnya bagi lingkungan. Ia berharap bibit yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat setempat.

“Pemilihan pohon cemara bukan tanpa alasan. Pohon cemara dikenal memiliki daya tahan yang kuat, berfungsi mencegah erosi tanah, serta memberikan keindahan dan kesejukan bagi lingkungan sekitar. Harapannya, bibit yang ditanam hari ini dapat tumbuh tegap dan berkembang dengan baik, menjadi peneduh dan pelindung alam bagi masyarakat Tanjung Lalimbue di masa mendatang,” tutur Dais, salah satu panitia penggerak kegiatan tersebut.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari pemerintah setempat. Camat Kapoiala menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa UIN Kendari yang memilih wilayahnya sebagai lokasi pelaksanaan Diklatsar sekaligus melakukan kegiatan penghijauan.

“Pertama, selaku pemerintah wilayah Kecamatan Kapoiala, saya sangat mengapresiasi kehadiran adik-adik dari UIN yang melaksanakan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) ke-26 UKM Pers UIN Kendari dengan tema Corong Perlawanan Publik. Saya juga sangat berterima kasih karena kalian memilih Pantai Tanjung Lalimbue sebagai lokasi kegiatan,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penanaman pohon cemara yang dinilai dapat membantu memperindah kawasan pantai yang masih membutuhkan lebih banyak pepohonan.

“Terkait pelaksanaan penanaman pohon ini, saya juga sangat bersyukur karena, seperti yang kalian lihat, pantai ini masih cukup gersang dan masih kekurangan pohon. Dengan menanam pohon, artinya kalian datang ke sini tidak hanya untuk mengikuti latihan dasar, tetapi juga turut memperindah kawasan Pantai Tanjung Lalimbue. Jadi, sekali lagi, saya sangat berterima kasih kepada kalian,” lanjutnya.

Kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah setempat tersebut menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan dapat dimulai melalui langkah sederhana yang dilakukan secara bersama-sama. Penanaman pohon cemara juga menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap alam perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar imbauan.

Di sisi lain, kegiatan ini memperluas makna Diklatsar sebagai proses pembentukan kader UKM Pers UIN Kendari. Selain membekali peserta dengan kemampuan jurnalistik dan organisasi, pengaderan tersebut juga menjadi ruang untuk menumbuhkan kepekaan sosial serta tanggung jawab terhadap persoalan di lingkungan sekitar.

Melalui penanaman bibit cemara, para peserta diharapkan dapat membawa nilai kepedulian lingkungan ke dalam kehidupan sehari-hari. Bibit yang ditanam hari ini diharapkan tumbuh dan berkembang, memberikan keteduhan serta memperindah kawasan Pantai Tanjung Lalimbue pada masa mendatang.

Aksi tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa yang dapat dirasakan di luar lingkungan kampus. Semangat “Corong Perlawanan Publik” tidak hanya diwujudkan melalui aktivitas jurnalistik, tetapi juga melalui kepedulian terhadap persoalan sosial dan lingkungan yang membutuhkan perhatian bersama.

Penanaman pohon cemara di Pantai Tanjung Lalimbue pun menjadi bagian dari upaya menanamkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kolaborasi mahasiswa dan pemerintah setempat, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak pihak untuk mengambil bagian dalam pelestarian alam.

Kerja Sama Dengan PT Vale, Mahasiswa KKN Tanam 100 Pohon di Luwu Timur 

Luwu Timur, Objektif.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berasal dari UIN Alauddin Makassar, IAIN Kendari, dan IAIN Bone telah melaksanakan program penanaman pohon di Desa Baruga, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Rabu, (9/10/2024).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kerja (Proker) yang melibatkan berbagai pihak, termasuk Kepala Dinas Lingkungan, PT Vale, Camat Kabupaten Malili, aparat TNI Angkatan Laut dan Darat, serta perangkat desa setempat.

Dalam kegiatan ini, tiga jenis pohon ditanam: pohon cemara, pohon minyak kayu putih, dan pohon dengeng. PT Vale turut berkontribusi dengan menyumbangkan 100 bibit pohon kepada mahasiswa KKN.

Salah satu anggota kelompok KKN, Resti Dewi Lestari, menekankan bahwa kegiatan penanaman pohon ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi program kerja, tetapi juga untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat setempat melalui upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan.

PT Vale, melalui External Relation Officer Abdul Rauf Deang, mengapresiasi kegiatan kolaborasi ini dengan IAIN Kendari dan institusi lainnya sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam.

“Tentunya kita mengapresiasi yah teman-teman adik-adik mahasiswa dari IAIN Kendari jauh-jauh datang ke bumi batara guru terkhusus di wilayah pemberdayaan PT vale dan berkolaborasi dengan beberapa kampus yang ada Sulawesi Selatan seperti IAIN Palopo, UIN Alaudin Makassar, IAIN Bone. Kemudian agenda penanaman pohon atau agenda hijau seperti ini luar biasa”, pungkasnya.

Abdul Rauf Deang juga menegaskan bahwa kerja sama ini akan terus berlanjut selama orientasinya tetap fokus pada lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam.

“Tentu kita akan selalu membuka diri apalagi hal-hal kebaikan seperti ini, hal-hal yang orientasinya kepada lingkungan, sumber daya alam, karena memang visi misi PT Vale bagaimana kehidupan yang berkelanjutan”, sambungnya.

Reporter: Nita Aprilia 

Editor: Andi Tendri