HMPS HTN Gelar Sosialisasi: Pentingnya Pendidikan Demokrasi Pada Pemilih Pemula

Reporter : Fitriani

Editor : Atsr

Objektif.id, Kendari – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Hukum Tata Negara (HTN) gelar sosialisasi pendidikan demokrasi pada pemilih pemula di SMAN 14 Konawe Selatan dan SMAN 13 Konawe Selatan, Senin (24/01/2022).

Kegiatan Sosialisasi ini di ikuti oleh Mahasiswa semester satu serta siswa siswi kelas tiga dan di pimpin oleh ibu Irma Irayanti S.HI., M.Pd selaku dosen mata kuliah pendidikan kewarganegaraan.

Beliau selaku pembina kegiatan sosialisasi mengatakan tujuan di laksanakan sosialisasi ini adalah untuk mengedukasi para pemilih pemula untuk menggunakan hak suaranya.

“Pada sosialisasi pemilih pemula ini tujuannya adalah untuk mengedukasi pemilih pemula dalam hal ini anak-anak SMA yang di tahun ini mereka sudah masuk usia 17 tahun bahkan ada yang sudah pernah ikut pemilihan kepala desa”, ungkapnya.

Selain itu karena adanya kekhawatiran terkait kegiatan pemilihan yang akan datang, maka dari itu sosialisasi ini dilaksanakan.

“Indonesia akan memasuki masa-masa tahun pesta demokrasi tahun 2024 akan ada pemilihan presiden dan pemilih-pemilih pemula ini banyak sekali yang belum pernah ikut pemilihan umum karna usia mereka baru masuk 17 tahun otomatis mereka harus di edukasi dan di ajarkan bagaimana cara memilih,kemudian bagaiman menyongsong pemilu berkualitas, bagaimana menyalurkan pendapat mereka sehingga bisa menjadi pemilih yang cerdas”, jelasnya.

Kegiatan ini di buka dengan pengantar panitia pelaksana dan dari pihak sekolah dan penerimaan materi yang di bawakan oleh Ibu Irma Irayanti S.HI., M.Pd selaku Narasumber pada kegiatan tersebut.

Kemudian berlanjut dengan sesi tanya jawab dan di akhir acara untuk siswa dan siswi yang bertanya dan menjawab pertanyaan di berikan Hadiah.

Sebanyak 161 Mahasiswa Fakultas Syari’ah IAIN Kendari Mengikuti Pembekalan PPL

Reporter : Al-izar
Editor : Elfirawati

Objektif.id, Kendari – Fakultas Syariah (FASYA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari melaksanakan kegiatan pembekalan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) tahun 2022 di hotel Zahra, Jum’at (7/1/2022).

Kegiatan pembekalan itu mengangkat tema “Pengembangan Kompetensi Mahasiswa Fakultas Syari’ah IAIN Melalui Transformasi Pelayanan Umat Menuju Indonesia Emas Tahun 2045”.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Rektor 1 IAIN Kendari Dr, Husain Insawan M.Ag, Dekan Fakultas Syari’ah Dr. Hj. Ipandang, M.Ag, Kanwil Kemenkuham, Pengadilan Agama, Pengadilan Negeri, Polda serta para dosen pembimbing lapangan dan para peserta pembekalan dari kelompok mahasiswa.

Wakil Rektor I, Husain Insawan mengatakan, bahwa dalam melaksanakan magang atau PPl ini ada dua komponen besar yang harus diperhatikan yaitu, hard skill dan soft skill.

“Berbicara tentang hard skill itu berarti, kita bicara mengenai kompetisi. Baik itu pengetahuan, maupun keterampilan yang berjalan dan diberlakukan pada instansi tersebut kemudian dipadukan dengan kompetensi yang telah kita miliki,” katanya.

Lanjutnya, ia juga mengatakan, agar kreativitas mahasiswa yang mengikuti PPL ini harus senantiasa dibangun.

“Soft skill ini terkait dengan kreativitas mahasiswa yang melaksanakan praktek pengalaman lapangan, kreativitas harus senantiasa di bangun, harus ada inisiatif kretivitas dari mahasiswa kita,” tambahnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah, Ipandang, memberi pesan kepada mahasiswa(i) yang mengikuti PPL tersebut agar disiplin ketika di lokasi PPL masing-masing.

“Jangan menyusahkan di tempat yang dituju nanti, di Pengadilan Agama, Pengadilan Tinggi, Pengadilan Negeri dan lain sebagainya. Kenapa harus seperti itu, karena ada konsekuensi nilai di situ bagaimana kedisiplinan para mahasiswa yang mengikuti PPL,” ucapnya saat menyampaikan sambutan.

Ia juga berharap kepada seluruh mahasiswa(i) Fakultas Syari’ah agar dapat memberikan yang terbaik.

“Berikan yang terbaik dimana anda ditempatkan,” harapnya.

Pentingnya Kebersihan Pantai, HMPS PAI Gelar Bakti Sosial di Pantai Nambo

Reporeter: Fitriani
Editor: Elfirawati

Objektif.id, Kendari – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Agama Islam (PAI) gelar bakti sosial bersih-bersih di Pantai Nambo, Kelurahan Nambo, Kecamatan Abeli, Kabupaten Kendari, Rabu (5/1/2022).

Dari pantauan objekjif.id dilokasi, aksi bersih-bersih pantai itu diikuti oleh mahasiswa semester satu dipimpin lansung oleh Irma Irayanti S.HI., M.Pd serta beberapa anggota Dinas Pariwisata.

Pembina Kegiatan, Irma Irayanti mangatakan, aksi bersih-bersih pantai ini merupakan bagian kecil dari nasionalisme mahasiswa atau implementasi dari mata kuliah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.

“Bersih-bersih pantai ini sebenarnya kita sedang mengajarkan kepada mahasiswa secara tidak langsung bagaimana Sustainable Development Goals (SDGs) dan bagaimana itu nilai-nilai nasionalisme, bagaimana mencintai negeri kemudian menghargai linkungan serta sadar untuk menjaganya,” kata Irma Irayanti.

Irma Irayanti, menambahkan, bahaya dari sampah jenis plastik ini antara lain pencemaran air laut yang dapat mengganggu rantai makanan dan membunuh hewan laut, pencemaran air tanah karena sampah plastik tidak mudah terurai, sehimgga target utama dari kegiatan ini adalah sampah plastic.

“Target kegiatan ini adalah sampah plastic,” tambahnya.

Dikutip dari icctf.or.id, Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan dasar pijakan Pemerintah Indonesia dalam melakukan pembangunan berkelanjutan. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menetapkan target mendesak terkait SDGs urusan ekosistem laut tersebut.

Targetnya, pada 2020 ini ada upaya mengatasi dampak merugikan tersebut guna tercipta laut yang sehat dan produktif. Serta melakukan konservasi setidaknya 10% wilayah pesisir. Sementara pada 2025 targetnya adalah mengurangi polutan laut termasuk sampah plastik.

Sementara itu, Ketua Panitia, Wahyu Dias Ramadan berharap, aksi bersih-bersih tidak hanya dilakukan pada tempat ini, akan tetapi di lingkungan masing-masing.

“Harapan saya kepada seluruh masyarakat dan mahasiswa, bukan saja kebersihan itu kita lakukan di satu tempat dalam rangka tertentu. Akan tetapi,kebersihan itu harus kita jaga dalam rangka kebersamaan dan kebersihan lingkungan kita,” tuturnya.

Hilangnya Ketua KPUM IAIN Kendari Usai Pemilma

Reporter: Rizal Saputra

Editor: Riski

Objektif.id, Kendari – Kabar Ketua Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) Amirulah, telah mengilang heboh di jejaring media sosial, terutama di berbagai grub WhatsApp.

“Dicari Ketua KPUM yang telah mengilang sejak pemilma ditutup……

“Dia kemana kah ini Ketua KPUM bela…?” tulis Nandar digrub WhatsApp yang diterima objektif.id, Kamis (30/12/2021).

Salah satu mahasiswa yang enggan disebutkan namanya, mengeluhkan hingga saat ini belum ada hasil dari pemilihan kemarin.

“Padahal, itu pemilihan sudah selesaimi tapi belum ada hasilnya,” ucapnya saat diwawancarai.

Untuk diketahui, saat dikonfirmasih terpisah melalui via seluler, Ketua KPUM tidak dapat dihubungi, hingga berita ini diterbitkan.

Pentingnya Kesehatan, HMPS BPI Gelar Seminar Milenial Mental Health 

Reporter : Syafira
Editor : Rizal Saputra

Objektif.id, Kendari – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) menggelar seminar Milenial Mental Health dengan tema In Mental Health Means, di Gedung Aulamini Perpustakaan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN)  Kendari, Selasa (28/12/2021).

Ketua Program Studi PBI, Ni’matuz Zuhrah mengatakan, tujuan dari seminar ini, untuk memberikan pemahaman serta selalu berpikir posistif dalam mejalankan peran dan fungsinya sebagai mahasiswa.

“Kegiatan ini juga bertujuan bagaimana nanti mahasiswa selalu berpikiran positif disetiap menjalankan perannya, apalagi ini sebagai mahasiswa yang kemudian sedang berada dimasa pandemi, pasca pandemi ya, masih banyak permasalahan-permasalahan yang dihadapi,” ucapnya saat menyampaikan sambutan.

Tidak hanya itu, ia berpesan untuk mahasiswa yang mengikuti seminar ini, dapat memberikan gambaran kepada masyarakat sekekilingnya khususnya mahasiswa lainnya yang tidak sempat mengikuti seminar ini.

Bahwa, setiap manusia selalu diuji dengan permasalaha, baik itu masalah dalam kehidupan maupun masalah dalam menjalankan fungsi dan perannya sebagai mahasiswa. Namun perlu dingat setiap masalah pasti punya sisi baik dan buruk.

“Caranya kita supaya bisa menerima keadaan diri kita dengan baik, supaya bisa mengintropeksi diri kita dengan baik dan bisa merubah itu dengan baik dengan mengambil selalu sisi positif bukan negatif,” ujarnya.

Wakil Dekan III Fakultas Ushuliddi Adab dan Dakwah (FUAD) Dr. H Iksan berpesan kepada mahasiswa yang mengikuti seminar Milenial Mental Health ini, agar menyimak baik-baik apa yang disampaikan pemateri.

“Dengarkan baik-baik apa yang disampaikan, kemudian anda merauk sebanyak-banyaknya ilmu dari ibu Nurhaerani Haebah,” ucapnya saat menyampaikan sambutan.

Sementara itu, Ketua Panitia, Wahyudi Jisaid mengungkapkan, perencanaaan kegiatan ini sudah sejak lama diperbincangkan pada tatanan pengurus. Namun hari ini baru bisa diselenggarakan.

“Persiapan untuk Kegiatan ini sebenarnya sudah lama di rencanakan tapi karena satu dan lain hal,” ungkapnya.

Lanjut Wahyudi, Besar harapannya kepada mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini, dapat mengetahui bagaimana cara kita mengatasi masalah yang terjadi dalam diri kita.

“Setelah mengikuti kegiatan mental health ini, mahasiswa jadi tau, bagaimana sih sebenarnya cara kita mengatasi masalah dalam diri kita,” harapnya.

Sedangkan Rahma, selaku Ketua Hmps BPI, mengatakan bahwa harapan kedepannya kepada Hmps BPI agar bisa menciptakan kegiatan-kegiatan yang bisa bermanfaat bagi seluruh mahasiswa.

” Untuk harapan hmps kedepannya lagi semoga bisa menciptkaan lagi kegiatan – kegiatan yang bisa bermanfaat lagi kepada seluruh mahasiswa, bisa menjadi terobosan baru lagi kedepannya menjadi lebih baik lagi,” ungkapnya.

Adakan Kelas Literasi, UKM-Pers IAIN Kendari Hadirkan Penulis Sekaligus Stand Up Comedian

Reporter : Elfirawati

Editor : Al-izar

Objektif.id., Kendari — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari adakan Kelas Literasi bagi Anggota Muda UKM-Pers Angkatan XXI.

Kelas literasi adalah kegiatan mengenal dunia literasi sebagai upaya menarik minat dan menumbuhkan budaya baca dan tulis bagi anggota muda UKM Pers IAIN Kendari.

Kelas literasi tersebut akan berlangsung selama tiga minggu di mana kelasnya terbagi menjadi literasi fiksi, literasi jurnalistik, dan literasi ilmiah. Setidaknya, terdapat delapan sub materi dalam kelas literasi itu. Beberapa materi tersebut di diantaranya ; Teknik Penulisan Cerpen, Teknik Penulisan Novel, Teknik Penulisan Artikel, Teknik Penulisan Jurnal, Teknik Penulisan Essay, Teknik Penulisan Berita, Teknik Penulisan Opini, dan Teknik Penulisan Picture.

Ketua Umum UKM-Pers, M. Ilham Pranata mengatakan, bahwa kegiatan tersebut diadakan untuk mengenalkan dunia literasi kepada anggota muda sebagai upaya untuk menumbuhkan ketertarikan dan minat baca dan tulis.

“Iya, jadi kegiatan ini kami adakan agar adik-adik bisa lebih mengenal tentang dunia literasi dan juga menumbuhkan minat baca dan tulis mereka. Juga sekaligus untuk melihat kemampuan adik-adik ini di mana letak ketertarikan dan juga kemampuan mereka agar kami bisa memfokuskan mereka di bidang literasi yang mereka tekuni, ” jelasnya. Minggu, (26/12/2001).

Kelas literasi ini sudah berlangsung dua hari dan akan diadakan setiap sabtu dan minggu selama tiga minggu berturut-turut.

Menariknya, pemateri yang dihadirkan dalam kelas literasi fiksi “Teknik Penulisan Novel” tersebut adalah Yusuf Idris Wilo seorang penulis sekaligus Stand Up Comedian.

Beberapa karyanya telah diterbitkan, berikut ini karya-karya Yusuf diantaranya ; Is This Love? (Novel), Lembah Lelaki (Kumpulan Puisi), Lantai 2 (Kumpulan Cerpen), Cinta Yang Candu (Novelet), dan Latihan Melupakan (Life Style).

Yusuf mengungkapkan, bahwa ia juga tak hanya sibuk menulis akan tetapi, ia juga aktif mengisi kelas-kelas kepenulisan di kota Kendari.

“Iya, selain menjadi Penulis dan Stand-Up Comedian saya juga aktif mengisi kelas-kelas kepenulisan di kota Kendari,” ungkap Yusuf.

Ia juga mengungkapkan, bahwa akan menggelar sebuah projek diberi nama Writer Laboratory.

“Jadi, projeknya itu Writer Laboratory yang rencananya akan diadakan bulan Januari nanti dan projek ini akan terbuka untuk umum,” ungkap Yusuf.

Sebagai informasi, Writer Laboratory adalah sebuah kelas kepenulisan yang nantinya akan digelar bulan Januari nanti. Namun, Projek Writer Laboratory ini akan berbeda dengan kelas-kelas kepenulisan pada umumnya. Karena konsep yang akan digunakan Yusuf jauh berbeda dan tentunya menarik diikuti. Projek baru Yusuf ini sangat menarik untuk diikuti bagi teman-teman yang tertarik dan ingin terjun di dunia tulis-menulis.

Upaya Mempererat Silaturahmi, HMPS MPI Mengadakan Bina Akrab

Reporter : Rheka Vandita

Editor : Al-izar

Objektif.id, Konawe – Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (HMPS MPI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari menggelar bina akrab.

Kegiatan yang tema Management Running Maze itu digelar di Permandian Toronipa Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, pada tanggal 26 Desember 2021.

Ketua Panitia, Alya Lidya Zahira menjelaskan, tujuan dari kegiatan Bina Akrab dengan tema Management Running Maze ini adalah untuk mempererat tali persaudaraan antara mahasiswa dengan alumni MPI yang ada di IAIN Kendari.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat tali persaudaraan, tali rasa kekeluargaan antara program studi manajemen pendidikan Islam mulai dari alumni, senior angkatan 2017 sampai 2021 dan kalau bisa ya dengan dosen juga,” ungkapnya.

Di tempat yang sama salah satu peserta, Meri Patmawati menuturkan, setelah mengikuti kegiatan bina akrab tersebut dia lebih mengenal yang mana senior dan mana yang junior.

“Dengan adanya kegiatan ini, saya lebih mengenal teman-teman seangkatan saya, kemudian saya dapat mengenal mana yang senior mana yg junior, karena pepatah mengatakan tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta.” tutupnya.

Upaya Melanjutkan Ragenerasi, UKK Mahiscita IAIN Kendari Gelar Mubes

Reporter : Asrinawati Aziza

Editot : Rizal Saputra

Objektif.Id, Kendari – Mahasiswa Islam Pencinta Alam (Mahiscita) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari menggelar Musyawarah Besar (Mubes) ke XXIV di Gedung Auditorium IAIN Kendari, pada 25-26 Desember 2021.

Ketua Panitia, Abdul Rahmat mengatakan, Mubes kali ini mengangkat tema Mewujudkan Regeneritas Kepemimpinan Yang Berintegritas Demi Kejayaan Mahiscita IAIN Kendari.

Menurutnya, tema yang diusung pada mubes ke-24 ini adalah langkah untuk mendorong UKK Mahiscita agar lebih baik lagi.

“Tema ini akan lebih mendorong MAHISCITA kedepannya selalu memenuhi standar-standar yang diharapkan,” Tutur Rahmat saat menyampaikan laporan Ketua Panitia.

Ditempat yang sama, Wakil Rektor III, Herman, berpesan pada calon ketua mahiscita, agar menerima hasil keputusan dari Mubes ini.

“Saya berpesan bahwa silahkan melakukan musyawarah yang tentunya para kandidat ini mencalonkan diri pasti yang namanya siap kalah dan siap menang, oleh karena itu siapapun dia kalau menang mari kita dukung bersama-sama. Jangan terjadi bentrok, jangan terjadi saling singgung menyinggung,” ujarnya saat menyampaikan sambutan.

Sementara itu, Atas nama Ketua Mahiscita, Intan Nurmainah, berharap siapapun peminpin yang akan terpilih nantinya mampu menciptakan generasi-generasi yang bertanggung jawab mewujudkan cita-cita Mahiscita IAIN Kendari.

“Mampu menciptakan generasi-generasi yang hebat berintegritas dan berkualitas dalam segala bidang, mampu melahirkan pemimpin yang mampu bertanggung jawab sehingga dapat mewujudkan cita-cita MAHISCITA IAIN Kendari,” Harap Intan Nurmainah.

Diduga Oknum Dosen Ikut Campur Proses Pemilma, Ini Tanggapan Warek III IAIN Kendari

Reporter: Lisa
Editor: Rizal Saputra

Objektif.id, Kendari – Diduga salah satu oknum Dosen terindikasi ikut bermain kotor pada proses Pemilihan Mahasiswa (Pemilma) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, Kamis (24/12/2021).

Hal itu dikatakan oleh Ketua Sema I, Sarman, pada pemilihan yang baru saja dilaksanakan, banyak masalah-masalah pada saat pemilihan.

“Bagaimana tidak, pada saat akses sia mahasiswa baru. Sementer Satu khusus satu tidak bisa masuk dan memilih,” ucap sarman.

Anehnya, sehari sebelum dilaksanakannya pemilihan, untuk mahasiwa baru angkatan 2021, tidak bisa login di akun sia mereka.

Menurutnya, hal tersebut adalah ulah salah oknum dosen yang sedang mencoba memenangkan salah satu Parpolma.

“Kenapa timbul kecurigaan dan indikasi ada yang bermain karena posisinya hanya semester satu dan satu hari sebelum pemilihan sia semester satu tidak bisa di akses nanti tadi sekitar jam 8 baru bisa,” tuturnya.

Hal itu menuai tanggapan dari Wakil Rektor III, Herman, iya mengatakan, hal tersebut belum tentu betul benar adanya.

“Itukan sebenarnya tidak faktual, itu hanya opini apa bukti apabila ada dosen yang terlibat seperti itu, itu hanya dugaan-dugaan,” ungkapnya.

Peduli Korban Bencana Semeru, HMPS IQT Salurkan Bantuan

Reporter : Slamet Fadillah
Editor : Elfirawati

Objektif.id, Kendari – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, menyalurkan bantuan hasil penggalangan dana kepada Lembaga Amil Zakat Nasional (LANAZ) Inisiatif Zakat Indonesia Sulawesi Tenggara (IZI SULTRA) untuk diberikan kepada korban erupsi gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Penggalangan dana tersebut dilakukan pada tanggal 7-12 Desember 2021 di beberapa titik di kota Kendari. Bantuan yang berhasil terkumpul sebanyak Rp. 6.961.000,00.

Koordinator Lapangan (Korlap), Rifdal mengatakan alasan dilakukannya kegiatan ini yaitu sebagai bentuk empati dan wujud dari nilai-nilai yang diajarkan Al-Qur’an.

“Aksi galang dana ini merupakan wujud empati dari mahasiswa IQT IAIN Kendari terhadap korban bencana alam yang menimpa masyarakat Lumajang dan ini juga merupakan wujud dari nilai-nilai yang diajarkan Al-Qur’an untuk saling membantu terhadap sodara-sodara kita yang tertimpa musibah,” katanya. Selasa, (21/12/2021).

Rifdal berharap bantuan yang disalurkan ini bisa meringankan beban para korban bencana gunung Semeru.

“Semoga dengan dana yang digalang ini dapat meringankan beban korban erupsi gunung Semeru,” harapnya.

Ketua HMPS IQT, Abdul Rahman mengucapkan rasa terima kasihnya kepada warga kota Kendari dan pihak-pihak yang terlibat dalam proses penggalangan dana tersebut.

“Ucapan terimakasih yang mendalam kepada seluruh warga kota Kendari yang telah dengan Ikhlas menitipkan donasinya kepada mahasiswa IQT IAIN Kendari yang melakukan penggalangan dana. Selain itu, ucapan terimakasih juga kepada seluruh mahasiswa IQT wabilkhusus angkatan 2021 yang memberikan waktu dan tenaganya dalam aksi galang dana ini,” ucap Abdul.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Perwakilan Lanaz Izi Sultra, Rian Nurayati, berharap semoga kegiatan seperti ini bisa terus ada dan bisa menumbuhkan rasa empati dan jiwa sosial di semua kalangan.

“Dana yang sudah dikumpulkan oleh adik-adik, akan kami salurkan untuk donasi dana duka bencana alam semeru melalui tim Inisiatif Zakat Indonesia yang sudah ada disana yang turun langsung membantu korban yang terdampak. Semoga kegiatan penggalangan dana seperti ini bisa terus ada, menginspirasi adik-adik mahasiswa lainnya juga menumbuhkan rasa empati dan jiwa sosial untuk semua kalangan,” tukasnya.

IKBIP IAIN Kendari Gelar Santunan Anak Yatim

Repoter : Arnina Al Mutmainnah. Nj
Editor : Elfirawati

Objektif.id, Kendari- Ikatan Beasiswa Indonesia Pintar (IKBIB) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, Menggelar Santunan Anak Yatim, di Panti Asuhan Al-Iklas Baruga. Minggu, (19/12/2021).

Dari pantauan objektif.id di lokasi, yang ikut terlibat dalam kegiatan ini yaitu, anggota IKBIB, pengurus panti Asuhan serta anak-anak yang ada di Panti Asuhan Al-Iklas.

Kegiatan ini mengangkat tema Indahnya Berbagi Kebahagiaan dan Meningkatkan Kepedulian untuk Mempererat Ukhuwah Islamiyah.

Ketua Panitia, Maya Selviana mengatakan tujuan diangkatnya tema tersebut untuk bantu anak-anak panti.

“Karena kebersamaan panitia serta kegiatan yang digelar itu mulia untuk menolong anak anak,” kata Maya

Lebih jauh, dia menjelaskan, dana yang diperoleh untuk menyelenggarakan kegiatan ini bersumber dari iuran anggota IKBIB.

“Menggunakan dana tunai yang dikumpulkan oleh anggota IKBIB dari angkatan 2018 hingga angkatan 2021,” jelasnya.

Sementara itu, Sekertaris Panti Asuhan, Dedi Purwanto mengapresiasi kegiatan tersebut karena telah membantu keadaan ekonomi yang tidak stabil.

“Tentunya sangat luar biasa di tengah kekurangan, tapi mereka semangat membagikan sebagian rezekinya untuk adik-adik di sini. Tentunya kami berharap semoga apa yang di lakukan ini menjadi amal ibadah dan semoga kita semua mendapatkan barokah dari kegiatan ini,” tutupnya

Usai Terpilih, Wahyu Jisaid Optimis Bakal Tebar Manfaat.

Reporter : Farid Ahmad T
Editor : Elfirawati

Objektif.id, Kendari – Nahkodai Komunitas Mahasiswa Peduli Sosial (KOMAPS) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, Wahyu Jisaid optimis bakal tebar manfaat.

Hal ini ia katakan usai ditetapkan sebagai Ketua Umum pada Musyawarah Besar ke-III KOMAPS IAIN Kendari.

“Saya berharap selain menjadi wadah bagi mahasiswa BPI, Komaps juga tetap konsisten dalam menebar kebermanfaatan,” ungkapnya. Minggu, (19/12/2021).

Sementara itu, Demisioner Ketua Umum KOMAPS, Nanda Ayu Puspita Sabil berharap, ketua yang terpilih ini dapat membawa Komaps  ke arah yang lebih baik lagi.

“Semoga ketua terpilih dapat menahkodai Komaps ke arah yang lebih baik dengan tujuan sesuai dengan visi misi Komaps itu sendiri,” ungkapnya.

Lanjutnya, ia percaya pada ketua yang terpilih dapat memperbaiki kekurangan yang ada pada periode sebelumnya.

“Segala kekurangan yang terdapat di pengurus sebelumnya dapat diperbaiki dan ditingkatkan pada pengurus selanjutnya,” harapnya

Nantikan! Menyokong Budaya dalam Bingkai Kesenian oleh UKM Seni IAIN Kendari

Reporter : Tri Kurnia
Editor : Rizal Saputra

Objektif.id, Kendari – Unit Kegiatan Mahasiswa Seni (UKM-Seni) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari bakal menggelar kolaborasi seni.

Kegiatan yang mengusung tema Menyokong Ragam Budaya dalam Bingkai Kesenian itu, rencananya bakal digelar 8 Januari 2022 mendatang.

Ketua panitia, Apriansyah menjelaskan, tujuan dari kolaborasi seni yang akan diselenggarakan itu untuk menjalin silaturahmi sesama pegiat seni perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara (Sultra) dan lembaga kemahasiswaan lingkup IAIN Kendari.

Selain itu, untuk mengangkat kembali nilai-nilai kebudayaan. Karena di era milenial saat ini kecenderungan tentang budaya mulai terlupakan.

“Jadi karena itu, kami ingin mengenalkan kembali budaya-budaya di Sultra agar tetap dilestarikan. Berangkat dari situ kami mengangkat tema menyokong yang artinya menumbuhkan dan merawat kembali kebudayaan,” kata Apri, Selasa, 14 Desember 2021.

Untuk konsep kegiatan, lanjut Apri, rencananya dalam kegiatan tersebut terbagi menjadi dua. Yakni, pawai dan pementasan.

“Pawainya kami akan melibatkan lembaga UKK, UKM dan mahasiswa IAIN Kendari. Sementara, untuk pementasan UKM Seni yang akan menampilkan penampilan inti terkait kebudayaan,” tutupnya.

Untuk diketahui kegiatan Kolaborasi Seni tersebut, rencananya akan diselenggarakan di Kampus IAIN Kendari.

UKM-Seni IAIN Kendari Wakili Kendari Dalam Temu Teman Teater Nusantara di Palembang

Reporter: Ismail FM
Editor: Ardiansyah Rahman

Objektif.id, Kendari – Unit Kegiatan Mahasiswa Seni (UKM-Seni) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari telah membuktikan eksistensinya dengan turut andil dalam pementasan mewakili Kendari dalam Temu Teater Mahasiswa Nusantara Ke XVIII di Palembang.

Ketua Umum (Ketum) UKM-Seni IAIN Kendari, Misalin mengatakan setelah mendapatkan undangan dari pihak panitia pelaksana Temu Teater Mahasiswa Nusantara yang diselenggarakan di Palembang. Lanjutnya, pengurus mengutus anggotanya sebanyak 4 orang dalam kegiatan tersebut.

“Kami utus 4 orang di kegiatan temu teman di Palembang, yakni 3 laki-laki dan 1 orang perempuan, Yogi Indrayadin dari Mahasiswa Tarbiyah, Nandah dari Mahasiswa Febi, Muhammad Amirullah dari Mahasiswa Febi, Andi Nurcahayati Amir Soetejo dari Mahasiswa Tarbiyah,” ungkapnya, Selasa, 14 Desember 2021.

Misalin menambahkan, UKM-Seni IAIN Kendari, tak hanya hadir untuk memenuhi undangan akan tetapi juga akan tampil pentas pada kegiatan tersebut. Tentunya berharap ketika keempat anggotanya pulang nanti, mereka yang berangkat di sana bisa menerapkan ilmu yang mereka dapatkan kepada anggota UKM-Seni lainnya.

“Dalam kegiatan Temu Teman Teater, kami akan menampilkan monolog dengan judul Perempuan di Titik Nol adaptasi karya novel Nawal El Saadawi yang di perankan oleh Andi Tenri Nurcahyani Amir soetejo, Amirullah sebagai penata musik, Nandah sebagai penata cahaya, Yogi Indrayadin sebagai penata panggung dan untuk mensukseskan penampilan tersebut saya meminta Ibnu Sina Ali Hakim untuk mensutradarainya,” paparnya.

Sementara itu, Dewan Pembina UKM-Seni IAIN Kendari, Helvin Ezza., S.Sos.I, mengapresiasi setinggi-tingginya kepada pihak pengurus UKM-Seni IAIN Kendari, walaupun dengan keterbatasan biaya tapi tidak menyurutkan niat mengikuti Temu Teman Teater Nusantara di Palembang sebagai bentuk eksistensi kelembagaan.

“Kegiatan seperti ini agar mendapat perhatian khusus dari pihak kampus karena kegiatan seperti ini tak hanya membawa nama baik organisasi saja, tetapi tentunya nama kampus dan daerah Sulawesi Tenggara pada umumnya,” pungkasnya.

Untuk diketahui kegiatan Temu Teman Teater Nusantara di yang terletak di Provinsi Sumatera Selatan, Kota Palembang berlangsung selama seminggu, dari tanggal 9 hingga 16 Desember 2021.

 

 

UKM-Pers IAIN Kendari Gelar Diklatsar ke XXI

Reporter : Iksan Muhammad
Editor : Rizal Saputra

Objektif.id, Kendari – Unit Kegiatan Mahasiswa Pers (UKM-Pers) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, menggelar kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) ke XXI yang diselenggarakan di Gedung Aula Perpustakaan IAIN Kendari dan permandian Boro-boro pada tanggal 9 – 12 Desember 2021.

Kegiatan ini diselenggarakan UKM-Pers IAIN Kendari, sebagaimana telah menjadi program kerja tahunan dan merupakan satu hal yang wajib bagi setiap organisasi selain UKM-Pers IAIN Kendari dalam merekrut orang-orang pilihan untuk bergabung di sebuah organisasi tersebut.

Diklatsar ke-XXI, kali ini dilaksanakan di dua tempat yang berbeda yaitu Gedung Aula mini Perpustakaan IAIN Kendari selama 1 hari dan Permandian Boro-boro selama 3 hari.

Kegiatan ini diikuti 40 peserta dari berbagai program studi mulai dari semester 1 hingga semester 5. Adapun tema dari kegiatan kali ini adalah “Melahirkan Insan Pers yang Tangguh, Intelektual dan Profesional Dibidang Jurnalistik”.

Ketua Panitia, Andika mengatakan bahwa tujuan dari pada diusungnya tema kegiatan kali ini adalah bisa melahirkan anggota atau kader yang bisa menjadi pemimpin yang hebat yang nantinya akan memegang kepemimpinan perjuangan organisasi.

“Maksud diangkatnya tema ini, bertujuan agar Diklatsar Jurnalistik tahun ini bisa melahirkan anggota atau kader yang bisa menjadi pemimpin yang hebat yang nantinya akan memegang kepemimpinan perjuangan Organisasi,” kata Andika saat diwawancarai, Jumat (9/12/2021).

Sementara itu, Ketua Umum UKM-Pers IAIN Kendari, Muh. Ilham Pranata juga berharap dengan adanya kegiatan ini bisa melahirkan kader yang profesional dibidang jurnalistik dan bisa mempertahankan eksistensi organisasi.

“Semoga dengan dilaksanakannya kegiatan ini bisa melahirkan kader UKM-Pers yang profesional dibidang jurnalistik dan juga semoga bisa mempertahankan eksistensi organisasi UKM pers IAIN kendari,” harap Ilham.

Senada dengan hal itu, Pembina UKM-Pers IAIN Kendari, Ajemang juga berharap bahwa dengan adanya kegiatan Diklatsar ini bisa menciptakan kader-kader Yang memang bisa menjadi pewarta yang tangguh, handal, profesional dengan tetap memperhatikan undang-undang yang berlaku.

“Besar harapan kami supaya kegiatan ini bisa menciptakan kader-kader yang memang benar-benar bisa menjadi pewarta yang tangguh, handal, profesional dengan memperhatikan undang-undang yang berlaku,” harapnya.