Pembagian Paket Internet Tidak Menyeluruh, Mahasiwa IAIN Kendari Gelar Demontrasi

Perskampusbiru.com – Mahasiswa mengelar aksi demonstrasi di pelataran gedung rektorat Intitut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari. senin (31/05/2021)

Aksi yang di lakukan guna menuntut pihak kampus agar membagikan kuota gratis secara menyeluruh kepada para mahasiswa(i).

Hendra selaku koordinator lapangan mengatakan, bahwa akan mengusahakan seluruh mahasiswa agar bisa mendapatkan kuota secara menyeluruh.

“Saya juga mengusahakan agar pendistribusian paket kouta internet ini dapat dirasakan bagi seluruh Mahasiswa IAIN Kendari dalam minggu-minggu ini,” kata Hendra saat temui awak media

Lanjut Hendra dia juga menghimbau, bagi seluruh Mahasiswa aktif IAIN Kendari untuk memverifikasi ulang nomor hand phone yang tertera di siakad biar tidak salah distribusi.

Sementara itu Herman selaku warek III, saat melakukan hearing dengan masa aksi mengatakan bahwa penyaluran kuota gratis bukan dari pihak kampus yang mengusulkan tapi dari kementrian agama.

“karna kuota ini bukan Pengadaan dari kampus tapi pengadaannya harus dari kementrian agama,” kata Herman.

ia juga memghimbau kepada para mahasiswa untuk tidak mengubah nomor handphone yang sudah terdaftar di sitem informasi akademim (SIA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari.

“Kalau sudah terinput nomor hpnya itu jangan sekali-kali mengubah nomornya lagi menganti nomornya kalau menganti nomornya otomatis tidak mendapatkan kuota tersebut,” himbaunya

Untuk diketahui pembagian kuota Internet tahap ke dua akan segera di realisasikan

“Sambil kita menunggu lagi tahap kedua,”
Tambah Herman

Reporter: Al-Izar
Editor: Rizal

Suasana haering masa aksi bersama warek III 
Foto: lst

Aliansi Mahasiswa IAIN Kendari Gelar Aksi Demonstrasi

Suasana demo di pintu gerbang kampus IAIN Kendari. Foto: Al-Izar

Perskampusbiru.com – Aliansi mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari kembali mengelar aksi demonstrasi menuntut kejelasan penyelesaian masalah kepengurusan lembaga kemahasiswaan, (31/05/2021).

Aksi demonstrasi yang lakukan di depan gerbang kampus itu berlangsung pukul 14.30 Wita, aksi bakar ban juga dilakukan.

Harpan fajar selaku kordinator lapangan mengatakan bahwa kegiatan- kegiatan yang dilakukan oleh kelembagaan mahasiswa tidak ada manfaatnya bagi mahasiswa(i).

“Dana Dipa senilai 60 juta hanya membuat dua kegiatan regional tanpa ada output yang jelas bagi mahasiswa,” Kata harpan dari orasinya.

Harpan juga menambahkan saat di temui wartawan perskampusbiru.com dia juga menilai dua kelembagaan kemahasiswan tertinggi tidak melakukan tugas sebagaimana mestinya.

“bahwa sangat disesalkan 2 lembaga kemahasiswaan tertinggi tingkat institut gagal memahami tugas dan kewajibannya sebagaimana yang tertuang di dalam KBM IAIN Kendari yakni, pasal 26 poin’ 1 dan 2, pasal 27 poin’1 dan 3, pasal 28 poin’ 1, pasal 31point 3, pasal 49 poin’ 1,2,3,5, dan 6, dan pasal 53 poin’ 2,” tambah Harfan Fajar.

Harpan Fajar berharap kepada Wakil Rektor Tiga Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari agar segera menyelesaikan permasalahan yang terjadi pada kepengurusan lembaga kemahasiswaan.

“Warek III agar serius dalam menanggapi kekacauan yang terjadi pada kepengurusan lembaga kemahasiswaan. Warek III harus mengambil sikap yang tegas dan tidak berdiam diri seperti sekarang ini, bahkan terkesan ingin lepas tanggung jawab  dengan problematika yang terjadi,” harapnya.

Reporter: Al-Izar

Editor: Rizal

Dinilai Lamban, Ini Penjelasan Senat Mahasiswa IAIN Kendari

(Sarman ketua SEMA I /foto istimewa)
Reporter : Al-izar
Editor : Fitra
PersKampusBiru.com – Menuai kritikan dari beberapa pihak, Senat Mahasiswa (Sema)IAIN Kendari memberikan penjelasan terkait keterlambatan pembentukan Komisi Pemiliahan Umum Mahasiswa (KPUM). Kamis, (27/5/2021)
Sarman, selaku ketua Sema IAIN Kendari mengatakan bahwa belum tiba masa waktunya KPUM untuk dibentuk. 
“Masa kepengurusan lembaga mahasiswa 2020-2021 berakhir di bulan sebelas karena pelantikan kemarin itu tanggal 2/12/2120 otomatis pembentukan kpum itu akan di bentuk di bulan 10 atau akhir bulan 9,” katanya, Sarman.
Ia menambahkan bahwa maksimal kepenggurasan itu satu tahun kalau dia membentuk sekarang otomatis kepengurusan kelembagaan tidak cukup satu periode.
“Kalau saya bentuk di bulan ini atau sekarang, sekarang bulan 5 kalau kpum di bentuk hari ini periode kepengurusan tahun ini 2020-2021 ini tidak cukup 1 tahun,” terangnya.

Lambatnya Pembentukan KPUM, Mahasiswa IAIN Kendari Soroti SEMA Institut

Ilustrasi : (Sumber : www.tempo.co)

Reporter : Al-izar

Editor : Fitra

KENDARI, UKMPers – Beberapa mahasiswa IAIN Kendari menyoroti SEMA Institut terkait lambatnya pembentukan Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM).

Salah satu mahasiswa IAIN kendari, Jeri mengungkapkan, kepengurusan lembaga kemahasiswaan di periode ini sudah berada di akhir kepengurusan akan tetapi sampai saat ini Senat Mahasiswa (SEMA) Institut belum membentuk KPUM. 

“Sekarang itu masa jabatannya sudah tujuh bulan sedangkan dalam KBM maksimal masa kepengurusan satu periode itu satu tahun” kata jeri (27/05/2021)

Ia juga menambahkan bahwa masa kerja KPUM itu memiliki rentan waktu yang cukup lama yang semestinya harus segera di antisipasi Ketua SEMA Institut sehingga Pemilihan Mahasiswa bisa tepat pada waktunya. 

Senada dengan itu, Wakil Presiden Mahasiswa, Hendra Setiawan mengatakan, rentan waktu kinerja KPUM selambat lambatnya tiga bulan

“Sekarang itu sudah 7 bulan menjabat, KPUM itu paling lambatnya itu tiga bulan mereka berkerja”kata hendra.

Mahasiswa Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) ini juga menambahkan seharusnya sebelum berakhirnya masa kepengurusan pengurus yang baru  harus sudah ada, tapi hingga saat ini KPUM itu belum di bentuk dan di sisi lain mahasiswa juga bisa lebih cepat mengetahui apakah PEMILMA tahun ini akan di gelar secara offline atau online.

Lebih lanjut ia mengambil contoh di sistem pemerintahan bahwa pemilihan serentak itu akan di lakukan pada tahun 2024 dan sekarang itu sudah di bahas bagaimana untuk pemilihan itu.

“2024 itu mau di adakan pemilihan umum serentak, tapi pembahasannya sudah 2021” pungkasnya.

Keluh kesah Mahasiswa IAIN Kendari, Dua Semester Jalani Kuliah Online

Kuliah Daring. Foto: Repro Google.com



PersKampusBiru.com – Sebagai upaya pencegahan virus Corona (COVID-19), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari melakukan kuliah online sejak maret 2020 hingga mei 2021 ini.

Perubahan sistem perkuliahan yang semula luring (offline) menjadi daring (online) guna mencegah penularan virus corona ternyata menimbulkan respon yang berbeda beda dari mahasiswa, terutama dalam proses penerimaan materi.

Hal itu, dirasakan mahasiswa baru angkatan 2020 merupakan angkatan pertama ditengah wabah virus COVID-19, ini tentunya menjadi angkatan yang sangat berbeda dari kebanyakan angkatan sebelumnya, karena baru kali ini semua kegiatan dilakukan dalam bentuk yang berbeda, mulai dari test masuk, PBAK, dan kuliah langsung mereka lakukan secara online.

Rizki Ananda, salah satu mahasiswa IAIN Kendari mengaku, kesulitan mememahami materi perkuliahan online, dikarenakan ruang yeng bagitu terbatas.

“Kalo saya pribadi itu kendalanya dalam menangkap materi atau mengajukan pertanyaan kepada dosen itu sedikit susah karena ruang yang terbatas,” ungkap Rizki saat di hubungi via WhatsApp, selasa (25/5/2021)

Senada dengan Rizki Ananda, Rossy Pratiwi Noviyanti salah satu mahasiwi IAIN Kendari, mengatakan kurang efektifnya kuliah jika dilakukan secara online karena beberapa faktor jaringan kurang memadai dan paket data.

“Kendala utama itu jaringan, kedua soal paket data. Jadi secara keseluruhan saya kurang suka dengan kuliah online ini karena menurut saja tidak terlalu efektif sehingga kurangnya ilmu yang bisa kita dapatkan,” katanya

“Harapan saya semoga perkuliahan semester depan bisa dilakukan secara offline dan Corona cepat hilang dari negara kita. Aamiin,” tambahnya

Sementara itu, Alya salah satu mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FATIK) menuturkan suka dukanya dalam mengikuti kuliah online kepada perskampusbiru.com, selasa (24/5/2021).

“Kalo menurutku kendalanya itu di jaringan kak dan kalo sukanya itu untuk mahasiswa yang memang senang belajar sendiri kuliah online itu menguntungkan kak, tapi kalo untuk mahasiswa yang memang senang di jelaskan secara langsung tentu ini menyulitkan juga kak,” ungkap Alya.

Reporter: Slamet Fadillah
Editor: Rizal

Berbagi Berkah Ramadan, HMPS Tadris IPA Bagi-Bagi Takjil Gratis

Reporter : Slamet Fadillah
Editor : Elfirawati
Kendari, PersKampusBiru.com – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Tadris Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari berbagi takjil gratis untuk warga kota Kendari. Senin, (3/5/2021)
Pembagian takjil yang menyasar para pengguna jalan, di gerbang batas kota antara kota Kendari dan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) dengan membagikan 100 cup es buah dan 50 bungkus gorengan.
Adapun kegiatan ini diikuti oleh para anggota HMPS maupun para mahasiswa Tadris IPA IAIN Kendari dengan mengangkat tema “Berbagi Takjil Indahnya Berbagi Berkah Ramadhan”.
Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi tadris IPA, Jumaisa mengatakan, tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan kecintaan pada bulan suci Ramadhan dan mengisinya dengan kegiatan kepedulian sosial yang dilakukan dalam momentum yang tepat.
“Alhamdulilah respon masyarakat sangat baik, mereka senang dan ada juga tadi karena kita belum sempat memberikan, tapi mereka datang sendiri menghampiri. Itu perasaan kami senang karena ternyata kehadiran kami itu benar ada manfaatnya untuk mereka,” kata Maisa saat di hubungi via WhatsApp.
“Saya juga berharap kegiatan ini bisa menjadi tempat menjalin silaturahmi dan solidaritas antara seluruh angkatan Tadris IPA dan semoga bermanfaat apa yang sudah kami lakukan tadi,” sambungnya.
Sementara itu, Mardiana Risnawati yang juga merupakan anggota HMPS Tadris IPA juga berharap mahasiswa Tadris IPAbisa makin solid dalam kerjasama di kegiatan lainnya. 
“Semoga kami para mahasiswa Tadris IPA bisa makin solid dalam kerjasama di kegiatan lainnya, dan apa yang kami lakukan bisa menjadi motivasi juga untuk semua orang agar bisa saling berbagi antar sesama dan juga semoga kegiatan ini bisa di lakukan di Ramadhan-ramadhan berikutnya,” harap Mardiana.
(Suasana barbagi takjil garati. Foto: Slamet)

Mengisi Bulan Suci Ramadan, Racana IAIN Kendari Gelar Kemah Dakwah


PersKampusBiru.com – UKK-Racana Sultan Qaimuddin Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari gelar kegiatan Kemah Dakwah dengan berbagai kegiatan sosial di desa Mekar Jaya, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan. Sabtu, (1/5/2021).

Kegiatan ini diikuti oleh pengurus dan juga para anggota Racana IAIN Kendari dan akan dilaksanakan dari tanggal 1 sampai 2 Mei 2021 dengan mengangkat tema “Bina Diri, Bina Satuan, dan Bina Masyarakat”.

Ketua Dewan Racana, Muh. Sabri Alamsyah mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membina para anggota racana yang mencangkup pembinaan tentang dakwah dan juga pengabdian masyarakat.

“Kegiatan ini kan, termasuk dalam program kerja bimbingan dan pengembangan dan tujuan dari kegiatan ini adalah supaya ada pembinaan tentang dakwah dan tentang pengabdian masyarakat, jadi kita gabungkan. Bagaimana ada pembinaan di satuan yaitu, bina diri dengan juga pengabdian di dalam masyarakat,” kata Sabri saat dihubungi melalui via telepon.

Sesuai dengan judul kegiatan yaitu, Kemah Dakwah Racana IAIN Kendari juga menggelar kemah di halaman rumah salah satu anggotanya di desa tersebut.

“Ini kita laksanakan juga memang dalam lingkup kemah, jadi di samping rumah ini kita buat tenda dan yang lainnya. Adapun kegiatan selama kita disini yaitu, ceramah oleh para anggota yang dilakukan di dua masjid di desa ini, bakti sosial bersih-bersih lingkungan masjid dan kita juga akan adakan kajian-kajian di lingkungan perkemahan,” ungkapnya.

Sabri berharap dari kegiatan ini dapat menambah pengalaman dan keilmuan para anggota Racana dan juga bisa bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya juga berharap nantinya bukan hanya dari kami racana, tetapi semua teman-teman termasuk dari pihak kampus bisa memberikan perhatian yang lebih untuk nantinya bisa mendistribusikan para da’i di pelosok-pelosok desa, sehingga kita juga bisa di kenal bahwa mahasiswa IAIN Kendari atau alumninya bisa berkontribusi di dunia dakwah,” harap Sabri.

Sementara itu, Tedi Prasetyo yang merupakan anggota dari Racana IAIN Kendari dan juga warga asli Desa Mekar Jaya menjelaskan alasan mengapa dipilihnya desa ini untuk kegiatan kemah dakwah yaitu, karena Racana IAIN Kendari menargetkan tempat-tempat yang belum tersentuh oleh kajian-kajian seperti Shalavi dan sebagainya sehingga menurut mereka sentuhan islami di daerah tersebut masih kurang pekat.

“Iya, memang benar alasan dipilihnya desa ini pilihan rekomendasi dari teman-teman dan kemudian di terima oleh seluruh anggota racana karena kebetulan daerah ini masuk ke dalam kriteria yang kita cari untuk melaksanakan kegiatan kemah dakwah ini,” jelasnya.

Reporter: Slamet Fadillah
Editor : Elfirawati
Suasana kegiatan Kemah Dakwah dengan berbagai kegiatan sosial di desa Mekar Jaya, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan. Sabtu, (1/5/2021). Foto: Selamet

Mahasiswa IAIN Kendari Keluhkan Kuota Gratis Belum Terealisasi

Ketua Senat Mahasisa IAIN Kendari, Sarman. (Istimewa)

PersKampusBiru.com — Menjelang dua bulan perkuliahan daring sampai saat ini Institut  Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari belum juga mendistribusikan paket internet bagi seluruh mahasiswa(i) IAIN Kendari.

RT, salah satu mahasiswa IAIN Kendari Fakultas Syari’ah, dia megeluhkan soal perkuliahan semester genap ini dimana hingga saat ini pihak kampus belum juga membagikan kuota internet secara gratis.

“Kenapa kita mahasiswa tidak di bagikan lagi selama beberapa bulan ini sementara kita para mahasiswa sangat membutuhkan kuota data tersebut sementara semester lalu dibagikan,” kata RT saat ditemui awak PersKampusBiru.com. Kamis, (22/04/2021)

Dia juga berharap agar pihak kampus IAIN Kendari membagikan lagi kuota internet secara gratis lagi walaupun tidak seberapa. 

“Saya berharap mereka membagikan lagi kita kuota setiap bulan walaupun itu hanya 4 GB,” harapnya.

Selain itu, Sarman selaku Ketua Senat Mahasiswa IAIN Kendari angkat bicara terkait belum terealisasikannya kuota gratis dari pihak kampus IAIN Kendari untuk para mahasiswa(i).

Dia menghimbau rektor IAIN kendari agar tidak menutup mata dan telinga seharusnya rektor IAIN Kendari segera merealisasikan kuota internet secara gratis karena itu sangat di butuhkan bagi para mahasiswa(i) untuk kebutuhan mereka melaksanakan perkuliahan secara daring sebagaimana mestinya.

“Saya menghimbau Rektor IAIN Kendari agar secepatnya merealisasikan paket gratis karna ini menjadi  suatu kebutuhan kita sebagai mahasiswa yang melaksanakan perkuliahan secara online,” jelas Sarman. 

Lanjutnya, Sarman menambahkan jika kuota internet tidak dapat dibagikan setiap bulan setidaknya, setiap semester kuota internet harus ada karena sebagai mahasiswa sudah menunaikan kewajiban untuk membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT).

“Kalau memang tidak bisa setiap bulan minimal tidak setiap semester itu harus ada  untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa karna kita sebagai mahasiswa sudah menunaikan kewajiban kita membayar ukt, kita ingin hak kita juga untuk menikmati fasilitas yang ada,” tukas Sarman. 

Reporter : Al-izar

Editor : Elfirawati

Sambut Ramadhan, GenBI Gelar Beduk Gembira

Reporter : Al-Izar

PersKampusBiru.com – Dalam rangka meramaikan ramadan, Generasi Baru Indonesia (GENBI) Komisariat Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari selenggarakan Beduk gembira di pelataran Gedung Olahraga IAIN kendari. Kamis, (22-24/4/2021)
Usaha mikro kecil dan menengah merupakan salah satu roda penggerak perekonomian indonesia, kehadiran UMKM sangat penting di era new normal seperti sekarang ini.
Adi Satyo selaku ketua panitia mejelasakan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan milenial di masa ramadhan ini.
“Adapun dari tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan rasa solidaritas kepedulian serta kreatifitas jiwa kewirausahaan millenial di new normal,” ucap Adi Santyo saat menyampaikan laporan ketua panitia.
Dia juga menambahkan rangkaian kegiatan beduk gembira ini terdiri dari beberapa macam rangkayan seperti lomba religi, sosialisasi kewirausahaan.
“Adapun rangkaian kegiatan ini seperti lomba religi  sosislisasi kewirausahaan drama cilur lomba hafalan surat pendek,” ucap adi saat diwawancarai awak media.
Dr. Herman, M.Pd.I. selaku Wakil Rektor III Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari mengingatkan kepada teman-teman GENBI Komisariat IAIN Kendari agar menjadi pelopor dan motifator teman-teman mahasiswa.
“Harapan kita (GenBI) menjadi teladan sebagai pelopor sebagai motifator dalam aspek prestasi kemudian memberi dorongan kepada kawan-kawan masiswa yang lain,” ujarnya.
Ketgam: Pembukaan kegiatan beduk gembira. (Foto: Al-Izar)

Regenerasi Kepemimpinan, UKM Pers Adakan Mubes Ke—XXI

Reporter : Riski Rahmat 
Editor : Elfirawati 
PersKampusBiru.com — Menjelang Ramadhan Unit Kegiatan Mahasiswa Pers (UKM-Pers) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari meregenerasi kepemimpinan baru melalui musyawarah Besar (Mubes) ke —XXI di Gedung PKM lantai II. Jumat, (26/3/2021).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh para pembina UKM-Pers, Ketua Sema, Ketua Dema serta perwakilan dari lembaga-lembaga UKK dan UKM. Kegiatan tersebut juga dilaksanakan pada tanggal 9  sampai 11 April  2021 dengan mengangkat tema “Optimalisasi Nilai-Nilai Pers Dalam Lingkup Organisasi.” 
Adapun tujuan diangkatnya tema tersebut adalah untuk meningkatkan semangat kader dan  mengoptimalkan nilai-nilai keilmuan dalam lingkup ukm-pers. 
Slamet fadillah selaku ketua panitia kegiatan mengatakan, bahwa tujuan diangkatnya tema mubes tersebut adalah agar para kader dapat mengoptimalkan nilai-nilai keilmuan dalam lingkup ukm-pers, sehingga bermanfaat buat mereka dan orang lain,” kata Slamet, saat ditemui awak media perskampusbiru. 
Lanjutnya, Slamet berharap besar bahwa setelah diadakannya mubes  agar dapat melahirkan pemimpin baru yang mampu menghidupkan organisasi  serta mampu memajukan dan mengembangkan UKM-Pers ini kedepannya,” harap Slamet. 
Fitrah Waliadin Nur selaku Ketua Umum UKM-Pers juga berharap besar bahwa   kedepannya mubes tersebut melahirkan seorang pemimpin yang mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab. 
“Harapan saya, satu yang paling penting kedepannya mubes ini melahirkan seorang pemimpin yang mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya terhadap organisasi, amanah dalam menjalankan perintah organisasi serta mampu membina anggotanya sehingga bermanfaat untuk organisasi dan diri pribadi kader,” tukasnya.
Sesi foto bersama pasca acara pembukaan Musyawarah Besar ke-XXI UKM-Pers IAIN Kendari. (Dok: Yeni Anggraeni)

HMI Komisariat (p) Ibnu Rusyd Gelar Basic Training Latihan Kader I

Ketgam : Ketua Panitia, Rizal Saputra saat memberikan laporan kegiatan (Dok: Ist)


Reporter : Muh. Aksan
PersKampusBiru.com– Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat (p) Ibnu Rusyd Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari menggelar Basic Training Latihan Kader I (LK I) angkatan ke-II di gedung PKM Lantai II. Rabu,(31/3/2021)
Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 31 Maret sampai dengan 7 April 2021 dan diikuti oleh 27 peserta ini mengangkat tema “Terbinanya Kepribadian Muslim yang Berkualitas Akademis Sadar akan Fungsi Peranannya dalam Berorganisasi Serta Hak dan Kewajibannya Sebagai Kader Umat dan Kader Bangsa”.
Rizal Saputra selaku ketua panitia mengatakan bahwa tujuan dari tema ini adalah kader LK I ini nantinya paham akan tanggung jawabnya sebagai seorang muslim dan mahasiswa.
“Pasca basic training ini ilmunya dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.
Senada dengan itu, Riksan Jaya selaku Kabid P3A berharap kegiatan basic training LK I ini melahirkan kader-kader pemimpin, penggerak dan penopang masyarakat.
“Selesai dari kegiatan ini bisa muncul tokoh-tokoh pemimpin, penggerak dan penopang ditengah-tengah masyarakat,” tukasnya. 

UKM-Pers IAIN Kendari Nobar dan Diskusi Film Dokumenter Pelarian Wiji Thukul

Ketgam : Proses berlangsungnya Diskusi Film UKM-Pers IAIN Kendari. (Dok : Aksan)

Reporter : Al-Izar
PersKampusBiru.com – Unit Kegiatan Mahasiswa Pers (UKM-Pers) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari gelar Nonton Bareng (Nobar) dan Diskusi film dokumenter.
Kegiatan itu dilaksanakan di Taman Literasi UKM-Pers IAIN Kendari, Sabtu malam (27/3/2021).
Anggota UKM-Pers IAIN Kendari, Aksan menyampaikan, bahwa film yang diputar berjudul Istirahatlah Kata Kata.
“Film tersebut adalah karya sutradara Yosep Anggi Neon bergenre dokumenter tentang perjalanan pelarian Wiji Thukul,” kata Aksan.
Aksan menjelaskan, tujuan pemutaran film ini adalah agar para generasi muda terkhusus Anggota UKM-Pers tak lupa akan sejarah dan dapat merasakan perjuangan Wiji Thukul.
“Wiji Thukul kan seorang aktivis yang hingga sejak Mei 1998, hilang tak ada kabar. Dan hingga sekarang ini, kasus Thukul belum terungkap,” jelasnya.
Kegiatan yang berlangsung sekira tiga jam itu menghadirkan dua pemantik atau narasumber sekaligus, yakni Dedi Hardianto dan Jabal Nur.
Dedi Hardianto mengaku, sangat berterima kasih karena di era modern, anak anak muda masih termotivasi untuk kemudian mengingat kembali sejarah senior aktivis zaman orde baru yang saat itu melakukan perlawanan terhadap kebijakan yang dilahirkan oleh Pemerintah.
“Kisah Wiji Thukul di film ini bisa menjadi jendela masuk untuk kita melihat apa yang terjadi di Indonesia tahun 1998. Ia (Thukul) adalah aktivis,” kata Dedi Hardianto membuka diskusi film.
Sementara itu, Jabal Nur sebagai orang yang lahir di masa masa perlawanan Wiji Thukul melalui sastra atau puisi menilai bahwa, film Istrahatlah Kata Kata yang menceritakan tentang perjalanan Wiji Thukul adalah tentang kehilangan, tentang menjaga orang yang dicintai, dan tentang kesepian saat berada jauh dari orang-orang.
“Dalam  konteks yang lebih luas ini cara kita mengenal sejarah. Kemerdekaan dan demokrasi tidak akan datang tiba-tiba ia penuh pengorbanan dan penuh kehilangan,” katanya.
Dihubungi terpisah, Ketua Umum UKM-Pers IAIN Kendari, Fitra Waliadin Nur mengharapkan kegiatan ini dapat membangun jiwa kritis dan semangat literasi anggota.
“Semoga daya kritis teman-teman anggota (UKM-Pers) bisa terbentuk dan bersemangat untuk membumikan literasi,” ucapnya. 

UKM-Bahasa Gelar Musyawarah Besar ke-IV

Prosesi Mubes UKM-Bahasa IAIN Kendari (Dok : Aksan)
Reporter : Aksan
PersKampusBiru.com – Unit Kegiatan Mahasiswa Bahasa (UKM-Bahasa) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari menggelar Musyawarah Besar (Mubes) ke-IV di Gedung PKM Lantai II. Jum’at, (26/3/2020)
Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 26 s/d 28 Maret ini mengangkat tema “Tekad Menuju Perubahan yang Penuh Inovasi Dan Regenerasi”.
Abdurahman Wahid selaku Ketua Panitia mengatakan tujuan dari tema ini adalah pembaharuan untuk menciptakan kader militan dan bertanggung jawab.
“Harus diperbarui yang pertama militannya kader yang kedua tanggung jawab,” ucapnya.
 
Ia berharap semoga kegiatan musyawarah besar ini bisa mendorong para anggota untuk mengaktualisasikan segala hal.
“Harapan saya yaitu semoga dengan dilaksanakan musyawarah besar sampai selesai akan menjadi wadah tempat membahas peraturan dan program yang kemudian tidak sampai hari itu saja akan tetapi bisa di aktualisasikan,” tuturnya.
Senada dengan itu, Ulwiya Hamsi selaku Ketua Umum berharap kepengurusan UKM-Bahasa selanjutnya bisa lebih baik lagi.
“Saya memiliki banyak harapan, salah satunya semoga untuk kepengurusan selanjutnya agar bisa mengadakan kegiatan yang lebih menginovasi,” tutupnya.

UKM-Pers IAIN Kendari Kirim Anggota Magang di Telisik.id

 

Reporter: La Omo
PersKampusBiru.com– Upaya mengkualitaskan anggota, Unit Kegiatan Mahasiswa Pers (UKM-Pers) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari kirim 16 anggotanya magang selama sebulan di Telisik.Id. Jumat, (19/3/2021).
Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 22 Maret sampai 18 April ini mendapat respon baik dari Telisik.id. Hal tersebut dikemukakan oleh  CEO Telisik.Id, M. Nasir Idris saat menerima peserta magang yang merupakan mahasiswa aktif IAIN Kendari itu. Beliau berharap peserta dapat mengikuti magang dengan baik sehingga ilmunya tidak sia-sia.
“Saya berharap peserta magang bisa mengikuti kegiatan magang ini dengan sebaik-baiknya, semoga setelah kegiatan magang ini selesai ilmunya tidak sia-sia,” harapnya.
Senada dengan itu salah satu peserta magang merasa senang dengan adanya kegiatan tersebut.
“Saya sangat senang dengan adanya program magang ini karena kita akan mendapatkan pengalaman baru, dan ilmunya dapat diterapkan selepas magang,” ungkap Al Izar saat di wawancarai (22/3/2021).
Dihubungi terpisah, Ketua Umum UKM-Pers IAIN Kendari, Fitra Waliadin Nur menjelaskan bahwa kegiatan magang ini merupakan kegiatan wajib bagi setiap angkatan anggota UKM-Pers IAIN kendari.
“Peserta magang kali ini adalah angkatan 19,” jelasnya.
Lanjutnya, Ketua Umum yang akrab disapa Fitra ini menaruh harapan besar kepada anggotanya yang mengikuti magang, agar dapat menerapkan ilmunya untuk pengembangan organisasi.
“Harapannya selepas melaksanakan magang, teman-teman anggota UKM-Pers angkatan 19 ini bisa menjadi seorang jurnalis yang profesional, paham akan jati dirinya sebagai jurnalis. Selain itu, harapan saya selepas kegiatan ini akan ada gebrakan baru untuk pengembangan organisasi kedepannya,” ungkapnya.
Penerimaan Magang oleh CEO Telisik.id, M. Nasir Idris

KBM IAIN Kendari Ancam Akan Bawa Kasus Dugaan Pelecehan Langsung di KEMENAG

 

Ketgam: masa aksi saat berada didepan kantor rektorat IAIN Kendari

Reporter: Al-Izhar

Editor: Hisbullah

Kendari, perskampusbiru.com – Keluarga Besar Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari kembali menggelar Aksi untuk meminta bukti SK secara data dan Administrasi serta meminta kejelasan progres kinerja dewan kode etik FATIK terkait kasus dugaan pelecehan oleh salah satu oknum dosen di IAIN Kendari (08/02/2021).

Aksi yang digelar di IAIN Kendari itu mengancam akan membawa kasus ini kepada Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara apabila pihak kampus tidak dapat memenuhi tuntutan mahasiswa.

“Kami dari awal selalu mengawal dan sampai hari ini belum ada kejelasan dari pihak Institut”, ungkap Buyung M. Rantai selaku ketua DEMA IAIN Kendari.

Selanjutnya Buyung mengungkapkan jika tuntutan kami hari ini tidak diindahkan juga, maka kami akan melaporkan kasus ini kepada Kementrian Agama (Kemenag) agar pihak kampus diberi teguran langsung dengan harapan kasus ini tidak perlu melibatkan penegak hukum. Ungkapnya saat ditemui perskampusbiru.com. 

Sementara itu, rektor IAIN Kendari saat menemui massa aksi menyampaikan bahwa keputusan yang akan diambil masih sementara diramu agar tidak ada lagi prosedur yang dipermasalahkan dikemudian hari.

“Kami siap untuk menyelesaikan hari ini”, tutup Rektor IAIN Kendari.

Sebelumnya, Dewan Kode Etik Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan telah mengajukan rekomendasi pemecatan dosen terkait yang selanjutnya akan diputuskan oleh pihak Institut.