HMPS IQT IAIN Kendari Berangkat Membawa Donasi Puluhan Juta Untuk Majene

 

(Foto bersama Rektor IAIN Kendari dan Kaprodi IQT sebelum keberangkatan. Foto: Hisbullah/perskampusbiru.com)

Reporter: Hisbullah

Kendari, perskampusbiru.com- Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ilmu Qur’an dan Tafsir (IQT) IAIN Kendari Hari ini (29/01/2021) berangkat menuju lokasi bencana alam Majene dengan membawa donasi senilai puluhan juta untuk disalurkan kepada korban yang membutuhkan.

Keberangkatan HMPS IQT dengan penuh semangat  serta membawa donasi senilai Rp. 25.194.500 yang dikumpulkan sejak tanggal 18-26 Januari ini diharapkan bisa meringankan beban korban bencana alam Majene.

“Semoga dengan keberangkatan ini dapat membantu saudara kita yg sedang di timpah musibah sedikit mengurangi duka mereka yg secarah tidak langsung adalah duka kami juga”, terang ketua HMPS IQT yang akrab disapa Rahmat.

Keberangkatan HMPS IQT menuju titik bencana alam Majene ini merupakan bentuk implementasi dari apa yang telah didapatkan dikampus.

“Dan juga semoga ini menjadi salah satu habluminansas kepada manusia sebagai mana yg diajarkan dikampus trcinta kami IAIN kendari terlebih di prodi kami IQT” Tutup Rahmat.

Senat Mahasiswa Gelar Upgreding dan Kongres ke-V

Reporter: Al-Izhar

Editor: Opik

Kendari, pers – Senat Mahasiswa (SEMA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari menggelar upgreding dan kongres ke-5 di Gedung Auditorium IAIN Kendari.

Ketua SEMA IAIN Kendari, Sarman mengatakan, kongres tersebut bertujuan untuk menata kembali lembaga kemahasiswaan menjadikan lembaga yang berkarakter.

“Hal itu, sesuai dengan tema pada kegiatan ini, yakni Menata Masa Depan Lembaga Kemahasiswaan Melalui Kongres Mahasiswa Guna Membangun Lembaga Kemahasiswaan yang Berkarakter,” kata Sarman, Rabu (27/1/2021).

Untuk mencapai tujuan itu, lanjut Sarman, kegiatan tersebut akan berlangsung selama dua hari. Dimana, hari pertama akan difokuskan pada upgreding dan di hari kedua akan dilanjutkan dengan kongres.

“hari ini fokus pada upgreding kepengurusan SEMA, besok akan dilanjutkan dengan pembahasan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga,” lanjutnya.

Untuk itu, Sarman berharap, usai kegiatan tersebut digelar dan melahirkan ketetapan atau hasil kongres dapat menjadi landasan atau acuan yang dapat dijalankan bersama untuk menciptakan lembaga kemahasiswaan yang berkarakter.

Sementara itu, Wakil Rektor I IAIN Kendari, Husain Insawan menuturkan, bahwa kegiatan yang telah diselenggarakan oleh SEMA IAIN Kendari bernilai penting. Sehingga, pihaknya mendukung penuh terlaksananya kegiatan tersebut.

“Upgrading ini sangat penting terkhusus bagi pengurus baru guna menjalankan roda organasasi yang profesional,” tuturnya.

Selain itu, kegiatan tersebut nantinya bakal menjadi bekal dalam mengelola dan menjalankan roda organisasi yang lebih profesional.

“Saya berharap, pegurus-pengurus baru yang telah terpilih, mengikuti kegiatan ini hingga selesai agar nantinya dapat mengelola dan menjalankan roda organisasi yang lebih profesional lagi,” tutupnya

(Gambar: Sambutan Warek I IAIN kendari. Foto: Supriadin/perskampusbiru.com)

Bangun Semangat Kepemimpinan Di Masa Pandemi, DEMA IAIN Kendari Adakan Seminar

Reporter : Hisbullah
Editor : Cut Tari 
KENDARI, PKB — Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari adakan Seminar Leadership dengan tema “Membangun Semangat Kepemimpinan pada Masa Pandemi di Era Revolusi 5.0” di Hotel Azizah pada kamis (24/12/2020).
Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kembali semangat kepemimpinan yang sempat redup sebagai dampak dari Pandemi Covid-19. Kegiatan ini diikuti  oleh sekitar 40 mahasiswa(i) lingkup IAIN Kendari, serta menghadirkan Dr. Herman M. Pd, Warek III IAIN Kendari sebagai pemateri.
Herman, selaku Warek III IAIN Kendari dalam sambutannya mengatakan, bahwa seorang pemimpin harus mampu menggerakan diri sendiri maupun orang lain. 
“Kita semua adalah calon pemimpin masa depan paling tidak bisa memimpin diri sendiri. Pemimpin itu mampu menggerakkan diri sendiri maupun orang banyak dan pandemi bukanlah alasan untuk meninggalkan amanah tersebut,” katanya. 
Selanjutnya, Buyung M. Rantau, selaku Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) IAIN Kendari mengatakan dalam sambutannya,  bahwa kegiatan ini mencoba hadir menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar kepemimpinan.
“Berbicara tentang kepemimpinan ada berbicara tentang diri sendiri. Bagaimana caranya kita bisa memimpin diri sendiri, bagaimana kita untuk teman-teman dan bagaimana untuk orang banyak. Seminar ini hadir sebagai upaya menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut,” kata Buyung.
Ismatul Aulia salah satu peserta dalam seminar leadership  mengungkapkan kesannya setelah mengikuti seminar tersebut. 
“Ada cerminan untuk kita bagaimana sebagai pemimpin di masa pandemi 5.0, yang harus benar benar adil memikirkan keadaan, sosial, ekonomi dan terutama kesehatan yang dipimpinnya. Oleh karena itu, seminar ini memberi kita cerminan bagaimana kita harus bersikap adil dan cara kita mengatasi ini,” ucapnya, Isma.
(Gambar : Kegiatan Seminar Leadership. Dok: Hisbullah)

Kembangkan SDM, KSPMS FEBI IAIN Kendari Adakan ToT

(Gambar : suasana kegiatan ToT KSPMS) 

Reporter : Opik

Editor : Cut Tari
Kendari, perskampusbiru.com – Tingkatkan SDM, Kelompok Studi Pasar Modal Syariah (KSPMS) melaksanakan kegiatan Training of Trainer (ToT)  di Galeri Investasi Syariah (GIS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam  (FEBI) IAIN kendari pada hari Rabu (23/12/2020).
Kegiatan ToT yang dilaksanakan oleh kelompok Studi Pasar Modal Syariah ini bertujuan untuk meningkatkan keilmuan dan kemampuan peserta yang tidak lain adalah pengurus KSPMS dalam hal  investasi di Pasar Modal Syariah. Selain itu juga kegiatan ini bertujuan untuk mencetak duta pasar modal syariah yang akan memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya mahasiswa tentang pentingnya berinvestasi. 
“Kegiatan ini bertujuan melatih dan mengembangkan pengetahuan pengurus KSPMS mengenai investasi diPasar Modal Syariah” tutur Ahsanul Amal sebagai Ketua KSPMS saat diwawancarai melalui Whatsapp pada hari kamis (24/12/2020).
“Saya selaku ketua KSPMS beserta pengurus juga berharap dengan kegiatan Training of Trainers (ToT) ini kedepannya bisa mensosialisasikan kepada para mahasiswa lain khususnya lingkup IAIN Kendari akan pentingnya Berinvestasi” tambahnya. 
Kegiatan ini merupakan kali pertama dilaksanakan oleh KSPMS dan akan dilaksanakan secara rutin kedepannya. 
“Ini merupakan kegiatan perdana yang kami lakukan, selanjutnya insha Allah kegiatan ini akan kami laksanakan secara rutin bahkan kami buka untuk umum.” jelas Amal. 
Selain itu kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 10.00 WITA itu mendapat respon positif dari peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. 
Raodatul Janna salah satu peserta mengungkapkan bahwa program tersebut sangatlah baik.
“menurut saya, keputusan ketum melakukan traning atau pelatihan ke pengurus sangatlah baik. Kemarin kami diajar tentang pasar modal khususnya saham dengan pemateri hebat yaitu Ricky-P.H. sebagai Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia dengan pembawaan yang sangat bersahabat.” ungkap Janna. 
“Selanjutnya saya berharap semoga akan ada lagi pelatihan selanjutnya untuk mengenal pasar modal dan KSPMS lebih dalam. Dengan bgitu kami dari pengurus ke depannya juga akan dengan mudah memperkenalkan pasar modal dan KSPMS ke teman-teman khususnya mahasiswa FEBI dan masyarakat lingkup luas.” pungkasnya saat diwawancarai melalui Whatsapp pada hari Kamis (24/12/2020).

Siapkan Legislator Masa depan, SEMA FEBI IAIN Kendari Adakan Sekolah Parlemen

 

(Gambar : Situasi kegiatan Sekolah Parlemen) 

Reporter : Ilham

Editor : Elfira

Kendari, Pers – Senat Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam mengadakan Sekolah Parlemen dengan mengangkat tema  “Menciptakan Legislator Muda yang demokratis dan solutif demi tercapainya parlemen kampus yang berkemajuan”, di Hotel Srikandi.

Kegiatan ini bertujuan untuk mencetak legislator muda masa depan yang mempunyai jiwa demokratis dan mampu memberikan solusi terhadap setiap masalah yang ada.

“Lembaga Legislatif khususnya dalam pandangan mahasiswa masih perlu di dalami. Mahasiswa hari ini masih banyak yang tidak tau apa fungsi sebenarnya dari lembagas legislatif, yang ditau hanyalah bagaimana caranya membuat kegiatan sebanyak mungkin. SEMA Febi dalam hal ini hadir memberikan solusi dengan mengadakan sekolah parlemen” ujar ketua SEMA FEBI, Alvrianto”

Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh pengurus lembaga legislatif IAIN Kendari, tetapi juga dari luar IAIN. 

“Kegiatan ini juga diikuti oleh beberapa perwakilan lembaga legislatif dari luar kampus, seperti UHO dan UMK. Bahkan kami juga melibatkan lembaga eksekutif lingkup IAIN, dalam hal ini DEMA dan HMPS” sambung Alvrianto.

Rizal, mahasiswa Fakultas Syariah selaku peserta sangat mengapresiasi program kerja SEMA FEBI yang mengadakan Sekolah Parlemen ini.

“Kegiatan yang dilakukan oleh SEMA FEBI ini merupakan kegiatan yang integratif. Dari kegiatan ini, wawasan kita diperluas tentang bagaimana cara kita sebagai mahasiswa dapat menjalankan tugas kita sebagai dewan perwakilan mahasiswa atau senat mahasiswa dalam membangun lingkungan kampus yang aktif dan dan disegani oleh mahasiswa yang diwakilkan setiap hak-haknya”, Tutupnya.

Tagih Janji Rektor Terkait Dugaan Pelecehan, Mahasiswa IAIN Kendari Gelar Demonstrasi

 

Reporter : Wahyudin

Editor : Cut Tari 

IAIN KENDARI — Aliansi mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari kembali menggelar demonstrasi di Pelataran Gedung Rektorat IAIN Kendari. Senin, (21/12/2020).

Aksi demontrasi yang berlangsung sejak pukul 09.00 Wita itu dalam rangka menagih janji Rektor IAIN Kendari terkait penyelesaian kasus dugaan pelecehan oleh oknum dosen terhadap mahasiswi IAIN Kendari. 

Harpan Pajar, selaku korlap aksi  mengatakan, bahwa aksi tersebut dalam rangka memperjelas penyelesaian dugaan pelecehan yang sebelumnya telah dibentuk tim kode etik oleh pihak birokrasi IAIN Kendari untuk menyelesaikan kasus tersebut.

“Dimana  tim kode etik diberi waktu 30 hari masa kerja sejak terbentuknya, untuk mengusut tuntas kasus pelecehan atau tindak asusila tersebut,” kata Harpan. 

Namun dalam prosesnya, tim kode etik tidak dapat memenuhi harapan para demonstran untuk memberikan  putusan terkait kasus tersebut hingga batas waktu yang telah ditentukan.

Menanggapi hal itu, Wakil Rektor III IAIN Kendari mengungkapkan, bahwa terkait penyelesaian dugaan kasus pelecehan, tim kode etik fakultas  yang sebelumnya dibentuk oleh Rektor IAIN Kendari telah bekerja sesuai prosedur dan pedoman yang berlaku. Dimana tim kode etik tersebut  telah bekerja untuk mengumpulkan data dan bukti selama masa kerja yang ditentukan.

“Setelah bekerja mengumpulkan data dan bukti, keluarlah putusan terkait kasus itu,” ungkapnya. 

Selanjutnya, Wakil Rektor III IAIN Kendari menjelaskan, bahwa dari putusan itu tim kode etik kemudian memberi waktu atau kesempatan kepada oknum terduga selama tujuh hari untuk melakukan banding.

“Diberi kesempatan tujuh hari, karena oknum memiliki hak apakah keberatan atau tidak. Jika keberatan atau banding akan ada sidang lanjutan untuk melahirkan keputusan baru, tetapi jika tidak maka putusan itulah yang berlaku,” jelasnya.

Atas proses penyelesaian yang sementara di tempuh oleh pihak IAIN Kendari,  Wakil Rektor III IAIN Kendari berharap, agar seluruh mahasiswa bersabar menunggu proses atau langkah yang sementara dilakukan.

“Saya harap agar bersabar, karena sudah seperti inilah prosedurnya,” tutupnya.

(gambar: situasi demonstrasi) 

TELAH

 

(Ilustrasi) 

Penulis: Epiphany 

Dalam ratapan ketiadaan hadirmu, telah terkoyak hati yang telah kau singgahi. 

Telah terdera hati yang telah kau campakan. 

Dan telah terguguk hati yang kau anggap telah ditiadakan dengan kesengajaan.

 

Pada malam-malam panjang, ada bayangmu datang menyongsong membawa sebuah pelita. 

Pelita bermuara kasih, berwujud sebuah janji ; tertata rapi menghiasi hati. 

Aku percaya lagi. 

Mestinya aku sadar, ada banyak kata telah yang sebenarnya manis, tapi tak benar-benar ada. 

Nyatanya, kata telah seharusnya menjadi sebuah kunci jawaban

Bukankah aku telah kau campakan? Bukankah aku, kau tiadakan tanpa kesengajaan? 

Lantas mengapa kau menghampiri lagi? 

Dan dengan mudahnya, aku percaya lagi. 

Harusnya ini begitu sederhana, sesederhana aku percaya kembalimu adalah bahagiaku.

Tapi, nyatanya ini begitu rumit, serumit kau mengabulkan janji-janjimu.