IAIN Kendari Ajukan Lima Dosen untuk Meraih Gelar Guru Besar, Kampus Tegaskan Tidak Ada Persiapan Khusus

Kendari, Objektif.id – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari tengah memproses pengajuan lima dosen untuk meraih gelar guru besar.

Wakil Rektor I IAIN Kendari, Dr, Jumardin La Fua, menegaskan bahwa pihak kampus tidak memberikan persiapan khusus bagi dosen yang ingin mencapai jabatan tersebut.

Ia menjelaskan gelar guru besar merupakan puncak karier akademik yang harus dicapai secara mandiri oleh para dosen melalui usaha memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.

“Persiapan untuk meraih jabatan guru besar merupakan inisiatif dan usaha dosen sendiri. Mereka harus memenuhi serangkaian kriteria yang berlaku, dan kami di kampus hanya memfasilitasi proses pengajuan,” kata Jumardin saat ditemui diruangannya, Rabu (9/10/2024).

Menurutnya, proses menjadi guru besar bukanlah perjalanan instan. Dosen harus memenuhi indikator-indikator yang mencakup publikasi ilmiah, penelitian, pengajaran, dan pengabdian kepada masyarakat.

Indikator ini menjadi tolak ukur kelayakan dosen dalam pengajuan jabatan tersebut.

Hingga saat ini, IAIN Kendari telah memiliki sembilan dosen yang berhasil meraih gelar guru besar.

Namun, pihak kampus menegaskan bahwa keberhasilan tersebut sepenuhnya hasil dari inisiatif dosen masing-masing.

Dalam perkembangan terbaru, kata Jumardin terdapat lima dosen IAIN Kendari yang sedang dalam proses pengajuan jabatan guru besar, yakni:

1. Dr. H. Pairin, M.A.
2. Dr. Nurdin Karim, S.Ag., M.Pd.,
3. Dr. H. Abdul Kadir, M.Pd.,
4. Dr. Fahmi Gunawan, S.S., M.Hum.,
5. Dr. H. Herman.

“Kelimanya telah mengajukan dokumen yang diperlukan dan kini sedang divalidasi oleh kementerian terkait,” ungkap Jumardin.

Menurutnya, proses pengajuan kenaikan jabatan dosen ini tidaklah sederhana. Bagi dosen yang berada di rumpun ilmu agama, pengajuan diajukan melalui Kementerian Agama, sementara dosen yang bergerak di rumpun ilmu umum diajukan melalui Kementerian Pendidikan Nasional.

“Dokumen mereka masih dalam proses validasi oleh kementerian terkait. Setelah itu, kami tinggal menunggu hasil evaluasi,” terang Jumardin.

Ia menegaskan proses pengajuan guru besar ini tidak dapat dilakukan dengan cepat. Semua dosen yang mengajukan diri harus mengikuti prosedur yang telah ditetapkan, dan keputusan akhir sangat bergantung pada hasil evaluasi kementerian.

“Kami di IAIN Kendari hanya mendukung dan memfasilitasi. Pada akhirnya, hasilnya tergantung pada upaya dosen dan hasil evaluasi dari kementerian,” tutupnya.

Penulis: Wawan Tasriadin (Anggota Muda)

Editor: Redaksi

 

Pasang Surut Pengunjung Perpustakaan IAIN Kendari di Era Digital, Tantangan Pengurus Perpustakaan

Kendari, Objektif.id – Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari menghadapi tantangan serius di era digital, dengan jumlah pengunjung yang mengalami pasang surut.

Kondisi ini menjadi perhatian khusus bagi pengurus perpustakaan dalam upaya mempertahankan relevansi di tengah kemajuan teknologi.

Jumlah pengunjung perpustakaan seringkali melonjak selama masa aktif perkuliahan dan menurun drastis pada saat hari libur.

Bahkan di beberapa kesempatan, perpustakaan sempat kewalahan menampung lonjakan pengunjung yang melampaui kapasitas ruangan.

Fenomena ini menjadi salah satu tanda adanya perubahan dalam perilaku mahasiswa di era digital, di mana akses literatur tidak hanya terbatas pada perpustakaan fisik, tetapi juga tersedia melalui platform digital.

Untuk menanggapi tantangan ini, Kepala Perpustakaan IAIN Kendari Dr. Moh. Safrudin, S,Ag,M.Pd.I telah mengambil berbagai langkah, termasuk menyediakan fasilitas modern seperti Wi-Fi, akses komputer, dan koleksi buku yang memadai.

“Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung dan menjaga posisi perpustakaan sebagai salah satu yang terakreditasi A di Sulawesi Tenggara,” ujar Dr. Moh. Safrudin saat diwawancarai, Rabu (9/10/2024).

Terkait ketersediaan stok buku, kata Dr. Moh. Safrudin, saat ini, perpustakaan IAIN Kendari memiliki total 82.463 judul buku dengan koleksi yang beragam.

Namun, di balik banyaknya judul buku yang tersedia, ada sejumlah mahasiswa yang masih merasa koleksi tersebut belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan.

“Saya merasa perpustakaan ini masih kurang dalam menyediakan buku, terutama novel yang saya cari tidak tersedia,” ujar Alfaijal, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Sementara itu, Samsuri, mahasiswi semester 3 Program  Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam menilai untuk pelayanan di Perpustakaan IAIN Kendari cukup baik.

“Pelayanan di perpustakaan ini cukup baik. Ketika saya kesulitan mencari buku, petugas perpustakaan langsung mengarahkan saya ke tempat buku yang saya butuhkan,” ungkapnya.

Meski dihadapkan pada berbagai tantangan, perpustakaan IAIN Kendari terus berusaha untuk berinovasi dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan mahasiswa di era digital ini.

Strategi peningkatan layanan dan koleksi buku menjadi prioritas utama demi menjaga keberlanjutan fungsinya sebagai pusat literasi akademik di Sulawesi Tenggara.

Penulis : Muh. Ardiansyah ( Anggota Muda)

Editor : Redaksi

Laksanakan Diklatsar Ke-XXIV UKM Pers IAIN Kendari Bentuk Kader Siap Kawal Gerakan Sosial

Objektif.id, Kendari – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers Institut Agama Islam (IAIN) Kendari sukses menggelar pembukaan kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Jurnalistik Ke-XXIV pada Senin, 30 September 2024, di gedung PKM lantai 2 IAIN Kendari.

Kegiatan yang mengusung tema “Media dan Perlawanan: Peran Pers Mahasiswa dalam Gerakan Sosial” ini akan berlangsung selama 6 hari, terhitung dari tanggal 30 September sampai 6 Oktober 2024.

Ketua Panitia, Maharani Saaban, mengungkapkan bahwa tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk menciptakan anggota baru yang memiliki potensi untuk membuat perubahan sosial.

“Tujuan dari kegiatan diklatsar ini yaitu untuk menghasilkan anggota anggota baru yang dapat membantu perubahan sosial menuju hal yang lebih baik lagi”, tuturnya.

Selain itu, ia juga berharap Diklatsar tahun ini dapat menciptakan insan-insan pers yang dapat membela penindasan ke depannya.

“Harapan saya semoga dengan diadakannya Diklatsar ini bisa lebih banyak lagi menghasilkan manusia-manusia yang peka dan tidak diam saja ketika penindasan itu hadir dan semoga perlawanan pers mahasiswa akan terus digelorakan”, sambungnya.

Selaras dengan itu, Ketua Umum UKM Pers IAIN Kendari, Alfi Yorifal, juga mengungkapkan harapannya mengenai Diklatsar ini, di mana dia berharap kegiatan ini dapat mencetak anggota UKM Pers yang berbakat di bidang jurnalistik.

“Harapan saya dari diklatsar tahun ini yaitu, bagaimana kegiatan ini bisa mencetak para calon anggota ukm pers, yang lebih berbakat lagi di bidangnya karena kita tahu sendiri eksistensi Ukm Pers hari ini sudah sangat cukup baik dan jelas kita membutuhkan calon-calon anggota yang mempunyai suplai bakat di bidang jurnalistik”, ungkapnya.

Reporter : Rin

Editor : Andi Tendri

Persiapan Tak Cukup Sebulan, Kontingen IAIN Kendari Sukses Meraih Medali Platinum di Ajang SeiBa 2024

Objektif.id, Kendari – Baru-baru ini, Kontingen IAIN Kendari kembali mengharumkan nama Kampus Biru karena berhasil memborong lima medali emas pada bidang seni pertunjukan dan medali platinum sebagai peserta terbaik pada ajang The 2nd Sungai Bangek International Festival (SeiBa) tahun 2024.

Adapun lima medali emas tersebut diperoleh dari semua cabang lomba yang diikuti, yaitu Pertunjukan Musik, Pop Solo Islami, Puitisasi Terjemahan Al-Qur’an, Musabaqah Tilawatil Qur’an, dan Musabaqah Hifzhil Qur’an 20 Juz.

Prestasi tersebut diraih setelah mengalahkan peserta dari enam negara di Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Thailand, Filipina, Malaysia, Vietnam, dan Kamboja, yang mengikuti pertunjukan dan kompetisi internasional bertempat di UIN Imam Bonjol Padang pada 23-29 September 2024.

Wakil Rektor III IAIN Kendari, Dr. Sitti Fauziah M. M.Pd., mengungkapkan bahwa perolehan medali ini berkat kegigihan para peserta dalam mempersiapkan diri menghadapi event internasional tersebut.

“Kami melakukan persiapan kurang dari sebulan sebelum mengikuti event bergengsi ini namun berkat support dan arahan dari pimpinan serta pendampingan dari dosen pembimbing, mereka termotivasi untuk mempersiapkan diri semaksimal mungkin menghadapi para peserta dari berbagai negara. Alhamdulillah perjuangan mereka memberi hasil yang sangat membanggakan,” jelas pimpinan kontingen IAIN Kendari pada kegiatan SeiBa.

Di sisi lain, Rektor IAIN Kendari, Prof. Dr. Husain Insawan, M.Ag, mengungkapkan rasa bangganya serta apresiasi atas prestasi mahasiswa IAIN Kendari, baik secara langsung maupun melalui media sosial pribadinya.

“Prestasi ini akan menambah rekognisi internasional serta mendorong capaian predikat akreditasi unggul bagi IAIN Kendari. Selaku pimpinan, kami akan terus membuka ruang kreasi dan inovasi bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat dan bakatnya dan membuka kesempatan kompetisi untuk meraih prestasi baik pada tingkat nasional maupun internasional”, tuturnya.

Para peserta yang berhasil memperoleh Medali Platinum dan Emas dari Cabang Pertunjukan Musik (Gambus) antara lain Moh. Amirullah (Prodi PBS – FEBI), Muhammad Rifai (Prodi PBS – FEBI), dan Rahayu Rezkiana (Prodi PBS – FEBI) yang sekaligus meraih medali emas pada cabang Pop Solo Islami. Pada cabang Puitisasi Al-Qur’an, Andi Nurcahayati Ami (Prodi MPI – FTIK); pada cabang Musabaqah Tilawatil Qur’an, Syahrul Mubaraq (Prodi IAT – FUAD) dan Muh. Faisal (Prodi AS – FASYA).

Reporter : Rina

Editor : Andi Tendri

Kolaborasi Pengembangan Jurnalistik Kampus: MoU UKM Pers IAIN Kendari dengan Sultrademo

Objektif.id, Kendari – Demi melahirkan jurnalis yang berkualitas, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers IAIN Kendari menjalin kerja sama dengan PT Sultrademo Media Online.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan bersama Memorandum of Understanding (MoU) di aula gedung PKM IAIN Kendari, Senin, 30 September 2024.

Kegiatan ini disaksikan langsung oleh Direktur Utama PT Sultrademo Media Online, Wakil Rektor III IAIN Kendari, Pembina UKM Pers IAIN Kendari, Pengurus Harian UKM Pers IAIN Kendari, UKK/UKM lingkup IAIN Kendari, serta calon anggota UKM Pers IAIN Kendari angkatan XXIV.

Ketua Umum Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers, Alfi Yorifal, mengatakan bahwa tujuan dari adanya kerja sama ini adalah agar UKM Pers mendapat wadah yang lebih luas dalam pemberitaan dan memiliki perlindungan hukum di bawah naungan PT Sultrademo Media Online.

“Adapun tujuan UKM Pers dan Sultrademo menjalin kerjasama agar teman-teman UKM Pers mendapatkan wadah yang lebih luas bukan hanya sekitaran kampus saja, dan ketika sudah menjalin kerjasama maka secara tidak langsung UKM Pers akan lebih terupgrade lagi serta memiliki payung hukum yang siap menaungi teman-teman UKM Pers itu sendiri” ungkapnya.

Kemudian, Direktur Utama PT Sultrademo Media Online, Suprin, S.IKom., menjelaskan dua aspek yang menjadi dasar ketertarikan menjalin kerja sama dengan UKM Pers, yaitu untuk mendorong pers yang berkualitas dan memperkuat pondasi dasar bagi calon-calon jurnalis.

“Yang pertama kami di Sultrademo berkomitmen untuk mendorong pers yang berkualitas mulai dari kampus dan UKM Pers adalah salah satu wadah yang bisa mendukung terlaksananya pers yang berkualitas, kedua bahwa UKM Pers adalah pondasi dasar bagi seorang calon jurnalis, sehingga harus diperkuat pondasinya agar ketika memasuk dunia jurnalis yang sebenarnya mereka sudah mapan secara keilmuan”, tuturnya.

Ia juga berharap dengan adanya kerja sama ini bisa menjadi tonggak sejarah bagi UKM Pers dalam meningkatkan kualitasnya.

“Harapan kami dari Sultrademo adalah semoga kerjasama ini menjadi tonggak sejarah dan langkah-langkah yang bisa membuat UKM Pers semakin maju, semakin meningkat kualitasnya dan kedepannya semakin jaya” sambungnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III IAIN Kendari, Dr. Sitti Fauziah M, S.Pd.I., M.Pd., mengapresiasi adanya kerja sama antara UKM Pers IAIN Kendari dan PT Sultrademo Media Online, sebab kerja sama ini adalah bentuk kerja nyata UKM Pers untuk menyalurkan kemampuan dalam pemberitaan.

“Salah satu gebrakan yang luar biasa dari UKM Pers berani melakukan kerjasama dengan salah satu media pers di Sultra yaitu Sultrademo dan tentu ini menjadi salah satu kerja nyata dari anak-anak UKM Pers untuk menyalurkan kemampuan mereka dalam mengemas berita dan dibantu serta difasilitasi oleh Sultrademo yang nanti insyaallah bisa dikembangkan lagi berita yang akan dirilis” pungkasnya.

Reporter : Andi Tendri

Laksanakan Sekolah Kebangsaan, OASIS Sultra Tekankan kritisisme Kepada Pemilih Pemula.

Kendari, Objektif.Id. — Organisasi Akademisi Mahasiswa Islam (OASIS) Sulawesi Tenggara, bekerja sama dengan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) yang didukung oleh Google.org, menyelenggarakan program kegiatan tular nalar yakni sekolah kebangsaan di SMA Negeri 01 Bondoala, Kabupaten Konawe, dengan melibatkan siswa kelas tiga yang berjumlah 100 orang peserta, (Sabtu/14/09/2024).

Program kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kritisisme kepada para pemilih pemula terkait demokrasi, kepemiluan, serta penanggulangan hoax dengan maksud membekali para siswa bahwa pentingnya melakukan verifikasi dalam menghadapi berbagai ragam informasi yang berada di sosial media.

Koordinator fasilitator sekolah kebangsaan, Ulfah Ghoziyah Tsabitah, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat penting untuk dilakukan kepada para pemilih pemula agar mereka mampu berfikir kritis dan beradaptasi terhadap informasi yang baik dan benar terkhusus saat momen-momen kontestasi politik.

“Perkembangan teknologi dan informasi yang begitu cepat, sangat dimungkinkan agar pemilih pemula memiliki kemampuan kritis memfilter informasi agar tidak terjebak pada berita atau informasi yang menyesatkan, terutama menjelang pemilu atau pilkada”, ujarnya.

Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan OASIS Sultra di SMA Negeri 1 Unaaha, Kabupaten Konawe, pada 07 Desember 2023, sehingga Ulfah, berharap dengan adanya program tular nalar ini bisa terus terlaksana diberbagai sekolah untuk memberikan manfaat bagi generasi muda dalam menumbuhkan kesadaran kritis terhadap segala bentuk informasi terkhusus menjelang pemilu dan pilkada.

“Semoga kegiatan ini bisa selalu dilaksanakan di sekolah-sekolah karena sebelumnya kita juga sudah laksanakan di SMA Negeri 01 Unaaha, bahwa kegiatan ini bertujuan menciptakan generasi penerus bangsa agar lahir generasi yang bisa kritis mendeteksi mana informasi yang benar dan tidak ditengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang begitu cepat”, harap Ulfah.

 

Reporter: Febri
Editor: Maharani S

Pimpinan IAIN Kendari Serahkan Inventaris Lembaga Kemahasiswaan Kepada UKM Pers dan UKK Menwa

Kendari, Objektif.id – Pimpinan IAIN Kendari melakukan serah terima inventaris kelembagaan secara resmi kepada Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers dan Unit Kegiatan Khusus (UKK) Resimen Mahasiswa yang berlangsung di Gedung Rektorat IAIN Kendari, Kamis (15/8/2024).

Penyerahan inventaris tersebut diserahkan langsung oleh Rektor IAIN Kendari, Prof. Dr. Husain Insawan dengan didampingi langsung oleh Wakil Rektor II, Dr. Nurdin, Wakil Rektor III, Dr. Sitti Fauziah M. Serta Kabag umum, Lukman Sani, Kepada pengurus lembaga UKM Pers dan UKK Menwa.

Dalam proses penyerahan inventaris tersebut, Husain Insawan, menyampaikan bahwa mereka akan selalu memberikan dukungan penuh terhadap lembaga kemahasiswaan dengan mensupport berbagai kebutuhan fasilitasnya, sehingga dia berharap apa yang diberikan dapat dipelihara dengan baik untuk dinikmati di masa mendatang.

“Kami tentunya akan hadir bersinergi membantu lembaga kemahasiswaan dengan harapan kalau fasilitas yang sudah diberikan ini bisa dipelihara, dirawat secara baik sehingga ini bisa menjadi barang inventaris di lembaga kemahasiswaan itu sendiri dan adik-adiknya yang akan datang belakangan itu juga bisa menggunakan alat-alat tersebut,” ujar Husain.

Adapun kendala dalam pengadaan alat, Husain mengatakan bahwa keterbatasan anggaran menjadi penghambat dalam memenuhi semua kebutuhan lembaga kemahasiswaan. Namun, ia dan timnya selalu berupaya untuk mencari solusi dalam mencari sumber dana tambahan agar dapat memenuhi kebutuhan lembaga kemahasiswaan.

“Walaupun dengan anggaran yang terbatas kita selalu berupaya untuk melengkapi kebutuhan lembaga kemahasiswaan agar bisa membelikan barang-barang yang dibutuhkan,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Nurdin, menambahkan bahwa serah terima inventaris ini merupakan hasil realisasi dari usulan pengadaan alat kelembagaan UKM Pers dan UKK Menwa yang sudah diajukan beberapa bulan yang lalu.

“Insyaallah, setelah melakukan proses pengadaan dengan berbagai macam prosedur akhirnya anak-anak pengurus lembaga Pers dan Menwa sudah bisa memanfaatkan apa yang menjadi fasilitas yang kalian butuhkan, yang tidak terlepas supaya kalian lebih kreatif, produktif, dan paling utama Pers ini berperan di garda terdepan dalam membantu mensosialisasikan kampus tercinta kita,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Umum UKM Pers, Alfi Yorifal, mengungkapkan rasa senang atas terpenuhinya kebutuhan inventaris yang sudah lama dinantikan. Ia juga berharap dengan dukungan fasilitas yang memadai, anggota UKM Pers dapat lebih kreatif dalam mengembangkan lembaga dan menghasilkan karya-karya jurnalistik yang lebih berkualitas.

“saya sangat gembira hari ini dimana alat yang sudah lama dinantikan akhirnya diterima oleh kami UKM Pers, semoga dengan keberadaan alat baru tersebut dapat menunjang kinerja UKM Pers agar ebih baik dan produktif lagi dalam mengembangkan lembaga karena sudah di dukung dengan alat-alat yang cukup mumpuni” tutupnya.

 

Penulis: Rachma Alya Ramadhan
Editor: Harpan Pajar

Perangi Stunting: Desa Mola Nelayan Bhakti Luncurkan Sosialisasi Pencegahan

WAKATOBI, Objektif.id – Pemerintah Desa Mola Nelayan Bhakti mengadakan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Stunting di Desa Mola Nelayan Bhakti, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Sabtu (3/8/2024).

Kegiatan tersebut berlangsung sejak pukul 08.00-12.45 WITA dan dibuka langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Wakatobi. Sosialisasi ini diikuti langsung oleh Pemerintah Desa setempat, Ketua TP PKK Kabupaten Wakatobi, Tim Kesehatan Puskesmas Wangi-Wangi Selatan, Camat Wangi-Wangi Selatan, serta Mahasiswa KKN IAIN Kendari posko 36.

Ketua TP PKK Wakatobi, Eliati Haliana, menjelaskan bahwa setiap daerah di Kabupaten Wakatobi memiliki tim khusus untuk menangani masalah stunting, termasuk di tingkat kecamatan.

“Tanggung jawab penanganan stunting di Desa Mola Nelayan Bhakti ada di tangan pemerintah desa setempat, sementara di tingkat kabupaten, ibu Wakil Bupati yang memimpin,” ungkap Eliati

Selanjutnya, Ketua TP PKK Kabupaten Wakatobi juga menuturkan, bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari program TPPS (Tim Percepatan Penurunan Stunting) Desa Mola Nelayan Bhakti. Dana desa digunakan untuk melaksanakan acara ini, yang bertujuan untuk menurunkan angka stunting. Data terbaru menunjukkan bahwa ada 14 kasus anak mengalami stunting di desa ini berdasarkan pengukuran pada Juni 2024.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri-sendiri, kita harus bersinergi untuk menurunkan angka stunting,” tegasnya.

Suasana kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Stunting. Foto : Ist

Sementara itu, Derdi, Kepala Desa Mola Nelayan Bhakti menjelaskan, berdasarkan data yang diterima, jumlah kasus stunting di desa mereka meningkat dari delapan menjadi empat belas kasus dalam setahun.

“Kami memutuskan untuk mengadakan sosialisasi ini sebagai langkah awal untuk pencegahan dan penanganan stunting,” katanya

Kepala Desa Mola Nelayan Bhakti juga berharap bahwa dengan adanya sosialisasi ini, kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan.

“Kami berharap masyarakat Desa Mola Nelayan Bhakti semakin sadar akan pentingnya kesehatan lingkungan dan kesehatan secara umum. Dengan begitu, angka stunting di desa ini bisa menurun dan masalah ini bisa diatasi,” harapnya

Acara sosialisasi ini juga melibatkan mahasiswa KKN IAIN Kendari posko 36, yang turut berperan aktif dalam penyebaran informasi dan edukasi kepada masyarakat. Kehadiran mereka diharapkan dapat menambah semangat dan dukungan bagi program pencegahan stunting di desa tersebut.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan masalah stunting yang merupakan salah satu isu kesehatan utama dapat tertangani dengan baik. Kerja sama antara pemerintah desa, kecamatan, kabupaten, serta partisipasi aktif dari masyarakat dan mahasiswa menjadi kunci sukses dalam upaya penanganan stunting di Desa Mola Nelayan Bhakti.

Reporter: Nini Sasmitha

Editor: Andi Tendri

Arifaldi Nakhodai HPPMW, Siap Cetak Generasi Muda Kritis dan Cinta Tanah Air

Wiwirano, objektif.id – Arifaldi resmi dilantik sebagai Ketua Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Wiwirano (HPPMW) periode 2024/2026 pada Mubes Ke-VIII (22/7) kemarin di Balai Kecamatan Wiwirano, Kabupaten Konawe Utara.

Ketua HPPMW terpilih Arifaldi, mengatakan, akan mewujudkan visi-misi himpunan yang kritis, adaptif, inovatif dan cinta tanah air.

“Visi saya adalah membuat HPPMW Wiwirano lebih kritis, adaptif, dan inovatif, misi pertama kami adalah menanamkan cinta tanah air, sebagai kunci untuk memunculkan jiwa kritis mahasiswa,” kata Arifaldi, Selasa (23/7/2024)

Lanjut, ia juga merencanakan program-program untuk memperkuat kekeluargaan di antara anggota HPPMW, dengan harapan agar terjalin silaturahmi yang lebih erat satu sama lain.

Selain itu, Arifaldi berharap agar kepengurusan dan anggota HPPMW dapat mandiri, serta tidak lagi bergantung pada dorongan senior.

“Dengan semangat dan komitmen, saya harap kepengurusan dan anggota HPPMW bisa bersaing, siap, dan mandiri, saya akan mendorong terciptanya gagasan-gagasan baru,” pungkasnya

Sebagai informasi, HPPMW ini sempat vakum dari tahun 2019-2023 dan mulai aktif kembali pada tahun 2024.

 

Penulis: Isar
Editor: Redaksi

KASUBAG IAIN Kendari Klarifikasi Proses Rekrutmen CAMABA, Tanggapi Pernyataan Ketua SEMA-I

Kendari, Objektif.id – Kepala Subbagian (KASUBAG) Layanan Akademik IAIN Kendari , Sakri merespon pernyataan ketua SEMA-I periode 2024/2025 terkait adanya manipulasi dalam perekrutan Calon Mahasiswa Baru (CAMABA) karena tidak melibatkan lembaga kemahasiswaan. Pada, Senin (22/7/2024).

Sebelumnya dilansir dari Sultraupdate.id, ketua SEMA IAIN Kendari, Apriansyah menyuarakan keprihatinannya terhadap perekrutan mahasiswa baru. Ia menuding IAIN Kendari melakukan praktik manipulasi karena, dalam kegiatan sosialisasi ke beberapa SMA/MA hanya melibatkan para dosen beserta jajarannya tanpa mengikut sertakan lembaga kemahasiswaan.

Menanggapi hal tersebut, KASUBAG layanan Akademik IAIN Kendari, Sakri mengatakan, bahwa proses sosialisasi untuk rekrutmen Camaba telah diatur dalam kebijakan kampus.

“Terkait terlibat dan tidaknya mahasiswa dalam kegiatan sosialisasi, itu sudah menjadi urusan pihak kampus karena sudah jelas protaknya, dan selama ini juga pihak kampus selalu melibatkan seluruh lembaga kemahasiswaan dalam kegiatan sosialisasi tersebut,” kata Sakri saat di temui oleh wartawan Objektif.id.

Lebih lanjut, ia menjelaskan persoalan ketidakterlibatan lembaga kemahasiswaan seperti pernyataan ketua SEMA IAIN Kendari dalam kegiatan sosialisasi mahasiswa baru pada bulan Januari-Februari tahun 2024 adalah tidak akurat.

“Mari kita mendalami terlebih dahulu pelantikan SEMA dan DEMA terjadi pada bulan Juni, sementara kegiatan sosialisasi yang kami lakukan pada bulan Januari hingga Februari dan yang saya tahu SEMA dan DEMA kepengurusan sebelumnya ikut serta dalam kegiatan itu, salah satunya ketua DEMA Ashabul Bersosialisasi di Konawe Utara bersama Wadek tiga FUAD, oleh karena itu tidaklah benar untuk mengklaim bahwa mereka tidak terlibat dalam kegiatan sosialisasi, karena kegiatan tersebut terjadi sebelum masa jabatan mereka,” jelasnya

Sakri juga menegaskan, dugaan adanya manipulasi dalam pelaksanaan sosialisasi tersebut tidak berdasar karena, proses tersebut melibatkan seluruh partisipasi komprehensif lingkup IAIN Kendari.

“Tidak ada juga manipulasi sebenarnya karena yang melaksanakan sosialisasi ini kan berasal dari civitas akademika seluruh program studi, seluruh dosen, kemudian pegawai tenaga pendidik turun ke lokasi, selain itu, mereka semua memiliki laporan baik dalam bentuk visual maupun tertulis untuk dipertanggungjawabkan, karena kita menggunakan anggaran Negara,” tegasnya

Sementara itu, Ashabul Akram demisioner Ketua DEMA IAIN Kendari Periode 2023/2024 Membenarkan bahwa dirinya dilibatkan dalam proses sosialisasi calon mahasiswa baru.

“Saya betul dilibatkan dalam proses sosialisasi mahasiswa baru, pada bulan Januari hingga Februari kemarin, dan penempatannya itu sendiri di Kecamatan Wiwirano, Kabupaten Konawe Utara,” pungkasnya

 

Penulis:Asran
Editor: Al-izar

Siap Terjun ke Lapangan: 290 Mahasiswa FEBI IAIN Kendari Ikuti Pembekalan dan Pelepasan PPL I

Kendari, Objektif.id – 290 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Kendari Mengikuti Pembekalan dan pelepasan Pratik Pengalaman Lapangan (PPL) I tahun 2024 di Aula Mini Perpustakaan. Pada, Sabtu (20/7/2024).

Pembekalan yang mengangkat tema “Merancang, Memulai, dan Membranding Produk Kuliner Hingga Menguasai Pasar” ini tidak hanya dihadiri oleh para civitas akademika se-Fakultas tapi juga mendatangkan owner Asia Baru, La Ode Aslan Ghowa yang sekaligus menjadi pemateri pada pembekalan tersebut.

Ketua Panitia, Adzil Arsy Sabana mengatakan, bahwa para mahasiswa yang siap melakukan PPL berasal dari Mahasiswa prodi PBS, ESY, dan MBS serta tersebar di beberapa lokasi.

“Dari tiga Program Studi  yakni, Perbankan Syariah 90 mahasiswa tersebar 40 lokasi, Ekonomi Syariah 134 mahasiswa tersebar di 50 lokasi, Dan Manajemen Bisnis Syriah 66 mahasiswa tersebar di 29 lokasi,” Kata Adzil, saat ditemui oleh tim Objektif.id

Ia juga mengungkapkan, mahasiswa dibebaskan memiliki tempat praktik lapangannya yang mana Lokasi PPL mayoritas di Kota Kendari, sedangkan lokasi terjauh di sekitar Konawe Selatan.

Lanjut, Adzil menuturkan maslahat proses dari pembelajaran perkuliahan selama empat semester di bangku perkuliahan bisa dapat di implementasikan ke dunia usaha ketika melaksanakan PPL.

“Berbicara soal PPL 1 memang lebih kepada orientasinya adalah Usaha Mikro Kecil Menengah yang bukan hanya untuk mempersiapkan mereka menjadi Pegawai Negeri Sipil atau karyawan, tetapi juga untuk mendorong mereka menjadi wirausahawan,” tuturnya

Sementara itu, Dekan FEBI IAIN Kendari, Muhammad Hadi berharap, para mahasiswa PPL dapat mengimplementasikan pengalaman yang mereka dapatkan melalui cabang kompetisi khususnya bidang usaha.

“Semoga, mahasiswa PPL ini dapat memberikan manfaat lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” Harapnya

Disisi lain, salah satu peserta PPL, Ulfa Dewiyanti mengatakan, ketika melaksanakan PPL ini nantinya bisa menambah Ilmu yang bisa bermanfaat terutama dalam dunia bisnis.

“Harapan saya di PPL ini tidak lain dan tidak bukan untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat dengan terjun kelapangan bahwasanya dunia bisnis itu seperti ini ternyata,” pungkasnya

Sebagai informasi, pelaksanaan PPL ini akan berlangsung selama 14 hari kerja terhitung sejak senin 22 juli 2024 s/d 04 agustus 2024.

 

Penulis: Febrian
Editor: Al-Izar

Mempererat Silaturahmi: Mahasiswa KKN IAIN Kendari Gelar Yasinan Bersama Warga Desa Lambudoni

Konawe Utara, Objektif.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), Institut Agama Islam Negeri Kendari Posko 113 menggelar yasinan rutin setiap malam jum’at di Desa Lambudoni Kecamatan Andowia, Kabupaten Konawe Utara. Jum’at, (12/07/2024).

Kegiatan yang dilakukan di masjid Al-Muhajirin mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Bersama-sama, mereka memancarkan kekhusyukan dalam membaca Surat Yasin, dilanjutkan dengan doa yang dipanjatkan untuk keselamatan dan kebahagiaan seluruh warga desa.

Koordinator Desa (Kordes), Muh. Reza Fernanda mengatakan, bahwa kegiatan tersebut untuk mempererat silahturahmi antara mahasiswa KKN dan masyarakat melalui nuansa religius.

“Selain memperkuat nilai-nilai agama, Yasinan rutin ini menjadi tempat bagi kami untuk mengenal budaya desa, menjalin silaturahmi, dan meningkatkan religiusitas desa,” ungkapnya

Ia juga berharap, kegiatan seperti ini dapat membawa dampak positif dan terus dilaksanakan di masa depan.

“Semoga dapat terus berlanjut bahkan setelah program KKN selesai, menjadi warisan berharga untuk memperkuat iman dan kebersamaan masyarakat desa,” Sambungnya

Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Lambudoni, Hendrik menuturkan, akan membuat warga desa untuk meneruskan program yang telah dibuat oleh para mahasiswa KKN.

“Kegiatan ini, merupakan hal yang positif dan akan kami lakukan secara terus menerus walaupun nanti adik-adik mahasiswa telah kembali ke kampus,” pungkasnya

 

Penulis: Febrian
Editor: Redaksi

Mahasiswa KKN IAIN Kendari Meriahkan 1 Muharram 1446 H dengan Kegiatan Islami

Wakatobi, Objektif.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari Posko 07 adakan kegiatan islamiah.

Kegiatan yang diadakan di masjid Ikhwatun Hasanah desa Wapia-Pia, kecamatan Wangi-Wangi, kabupaten Wakatobi itu mengangkat tema “Semangat Tahun Baru Islam, Mari Membangun Kebersamaan dan Ukhwuah Islamiyah”. Pada Minggu (7/7/2024).

Ketua Panitia, Faidurrahman mengatakan, kegiatan tersebut dapat dilakukan dengan konsisten yang bukan hanya menjadi media pembelajaran, tetapi juga dapat mempererat silaturahmi antara mahasiswa KKN dan Masyarakat setempat.

“Kegiatan ini merupakan warisan budaya umat Islam yang diwariskan dari generasi ke generasi dan diharapkan dapat menjadi sarana edukasi serta mempererat tali persaudaraan antara mahasiswa KKN IAIN Kendari dengan masyarakat Desa Wapia-pia,” ungkapnya

Sementara itu, Kepala Desa Wapia-Pia Handri mengatakan, bahwa kegiatan islami seperti ini sudah sepatutnya dilakukan pada bulan Muharam ini.

Ia juga sangat mengapresiasi kegiatan itu, dan berharap bisa menjadi pembelajaran bagi generasi-generasi Z desanya.

“Ini salah satu bentuk contoh pembelajaran bagi para generasi Z yang berada di Desa Wapia-pia Kecamatan Wangi- Wangi.” pungkasnya

 

Penulis: Al
Editor: Redaksi

Sekdes dan BPD Desa Mataiwoi Sambut Mahasiswa KKN IAIN Kendari Dengan Harapan Besar

Kendari, Objektif.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islama Negeri (IAIN) Kendari resmi diterima di desa Mataiwoi, Kecamatan Molawe, Kabupaten Konawe Utara, yang berlangsung di Kantor Kepala Desa. Pada Jumat, (05/07/2024)

Sekretaris Desa, Husran bersama pemerintah desa dan masyarakat setempat menyambut baik kedatangan para mahasiswa KKN di desa Mataiwoi dan siap memfasilitasinya.

“Dalam 45 hari ke depan kami dari pemerintah Desa mataiwoi bersama masyarakat menyiapkan segala fasilitas yang dibutuhkan oleh adik-adik untuk membantu dalam berkegiatan di desa kami,” tuturnya

Sekdes Mataiwoi ini, berharap kontribusi yang dilakukan para mahasiswa KKN dapat menjadi inspirasi dan pendorong kemajuan bagi masyarakat setelah mereka kembali ke perguruan tinggi.

“Dengan komunikasi yang telah terjalin baik dan rasa nyaman yang dirasakan adik-adik di desa kami, harapannya beberapa dari mereka kami mempertimbangkan untuk menetap,” sambungnya

Senada dengan itu, ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Mataiwoi, Jafar, Merasa bersyukur atas kedatangan mahasiswa KKN yang diharapkan nantinya dapat mendidik dan membina Anak-anak di Desa Mataiwoi.

“Kami sangat bersyukur atas kedatangannya di desa kami, dengan itu masyarakat dapat diberikan penjelasan-penjelasan masalah keagamaan, dan anak-anak kami tolong dibimbing kebetulan adik-adik mahasiswa yang KKN ini berasal dari jurusan Tarbiyah,” pungkasnya

 

Penulis: Fitriani
Editor: Redaksi

Presma IAIN kendari Akan Demo Berjilid-jilid Usai Terjadi Arogansi dan Premanisme Dosen dilingkungan Pendidikan

Kendari, Objektif.id – Presiden Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari periode 2024-2025 Ibnu Qoyim Al Jauziah, soroti tindakan premanisme dan sikap arogansi oknum dosen terhadap mahasiswa, merespon peristiwa demikian dirinya akan menggelar aksi secara berkelanjutan sampai kejadian seperti itu tidak terjadi lagi dilingkungan Pendidikan.

Hal tersebut ia sampaikan usai salah satu mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Harpan Pajar, yang sekaligus Ketua Sema IAIN Kendari periode 2023-2024, menjadi korban atas peristiwa itu.

Menurutnya dosen yang notabenenya sebagai tenaga pengajar dan sekaligus orang tua di kampus seharusnya menjadi teladan untuk memberikan contoh yang yang baik kepada para mahasiswa, bukan malah sebaliknya.

“Kalau dosen sebagai orang tua seharusnya dapat menjadi teladan dalam mengayomi anaknya atas setiap permasalahan bukan malah memperlihatkan aksi kriminalitas yang tidak identik sebagai pendidik,” tuturnya dengan nada kesal.

Ia juga mengatakan bahwa dosen jangan hanya selalu mengintimidasi mahasiswa dengan narasi-narasi agar mengedepankan etika, kemudian memanfaatkan dalil tersebut untuk kepentingan dirinya sendiri.

“Soal etika jangan hanya kepada mahasiswa, dosen juga harus beretika terhadap mahasiswa, jangan ingin dihargai tapi mengebiri hak mahasiswa dalam kebebasan menyatakan pendapat”, tambahnya.

Olehnya itu, sebagai Presma yang merupakan instrumen perjuangan mahasiswa maka ia sangat kecewa atas tindakan tidak beretika yang dilakukan oleh oknum dosen tersebut, sehingga ia mendesak pimpinan kampus untuk segera menyelesaikan persoalan ini agar tidak lagi terjadi.

“Untuk itu saya sebagai representasi mahasiswa dengan ini meminta kepada pimpinan untuk menyelesaikan masalah ini agar tidak berlarut terlalu lama dan tidak boleh lagi terulang cara-cara preman seperti itu terjadi di kampus IAIN Kendari,” tegasnya.

Reporter: Febry
Editor: Melvi Widya