IAIN Kendari Sepakati Normalisasi Kepengurusan Lembaga Kemahasiswaan dan Persiapan KPUM di Bulan Oktober

Kendari, Objektif-id – IAIN Kendari telah menyepakati untuk melakukan normalisasi kepengurusan lembaga kemahasiswaan. Termasuk, persiapan Pemilma untuk memilih ketua dan pengurus lembaga kemahasiswaan tahun 2025 dengan dibentuknya KPUM di bulan Oktober mendatang.

Sebelumnya, Kesepakatan ini tercapai dalam rapat yang dihadiri oleh para ketua partai mahasiswa dan pimpinan kampus. Kemudian, ditetapkan dalam surat keputusan nomor: 024/KPTS/SEMA-I/IAN-KDI/IV/2024 tentang perbaikan periodesasi lembaga kemahasiswaan. Senin, (29/4/2024) lalu.

WAREK III IAIN, Sitti Fauziah mengatakan,normalisasi ini dilakukan untuk mengatasi masalah inefisiensi pada masa kepengurusan sebelumnya.

“Kami bersepakat untuk menormalisasikan kepengurusan ini agar lebih efektif, sesuai dengan tahun fiskal yang berlaku,” kata Fauziah. Kamis, (12/9/2024)

Dia juga menambahkan, bahwa kondisi ini telah lama menjadi tantangan dalam pengelolaan kegiatan mahasiswa. Dengan masa kepengurusan yang dimulai pada bulan Juli, pelaporan anggaran harus selesai pada bulan November, membuat pengurus baru tidak memiliki cukup waktu untuk menjalankan program yang berarti. Oleh karena itu, dengan kesepakatan baru, masa kepengurusan akan disesuaikan dari bulan Januari-Desember agar kegiatan organisasi lebih terstruktur.

Selain itu, Sitti Fauziah menjelaskan, dalam rapat tersebut tersepakatinya pembentukan Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) pada Oktober.

“KPUM ini akan bekerja mulai dari Oktober hingga Desember, agar pada Januari nanti kita sudah memiliki pengurus baru yang dapat bekerja secara normal,” jelasnya

Lebih lanjut, ia menginstruksikan kepada seluruh pihak mendukung proses Pemilma kali ini secara aktif, dan KPUM terpilih nanti untuk lebih gencar mengedukasi mahasiswa agar partisipasi mereka dapat lebih optimal.

“Kami menyerahkan sepenuhnya kepada KPUM untuk menyelenggarakan pemilihan yang damai dan kondusif,” tambahnya.

Sitti Fauziah berharap evaluasi menyeluruh dapat memperbaiki kekurangan pada Pemilma sebelumnya dan menghasilkan Pemilihan di tahun 2025 yang lebih baik.

“Evaluasi sangat penting, agar apa yang kurang di tahun ini bisa diperbaiki di masa mendatang,” pungkasnya

Disisi lain, Ketua Senat Mahasiswa (SEMA) periode 2024-2025, Apriansyah menolak untuk memberikan keterangan saat diwawancarai oleh wartawan Objektif.id terkait keputusan tersebut.

 

 

Penulis: Rachma Alya Ramadhan
Editor: Redaksi

Laksanakan Sekolah Kebangsaan, OASIS Sultra Tekankan kritisisme Kepada Pemilih Pemula.

Kendari, Objektif.Id. — Organisasi Akademisi Mahasiswa Islam (OASIS) Sulawesi Tenggara, bekerja sama dengan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) yang didukung oleh Google.org, menyelenggarakan program kegiatan tular nalar yakni sekolah kebangsaan di SMA Negeri 01 Bondoala, Kabupaten Konawe, dengan melibatkan siswa kelas tiga yang berjumlah 100 orang peserta, (Sabtu/14/09/2024).

Program kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kritisisme kepada para pemilih pemula terkait demokrasi, kepemiluan, serta penanggulangan hoax dengan maksud membekali para siswa bahwa pentingnya melakukan verifikasi dalam menghadapi berbagai ragam informasi yang berada di sosial media.

Koordinator fasilitator sekolah kebangsaan, Ulfah Ghoziyah Tsabitah, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat penting untuk dilakukan kepada para pemilih pemula agar mereka mampu berfikir kritis dan beradaptasi terhadap informasi yang baik dan benar terkhusus saat momen-momen kontestasi politik.

“Perkembangan teknologi dan informasi yang begitu cepat, sangat dimungkinkan agar pemilih pemula memiliki kemampuan kritis memfilter informasi agar tidak terjebak pada berita atau informasi yang menyesatkan, terutama menjelang pemilu atau pilkada”, ujarnya.

Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan OASIS Sultra di SMA Negeri 1 Unaaha, Kabupaten Konawe, pada 07 Desember 2023, sehingga Ulfah, berharap dengan adanya program tular nalar ini bisa terus terlaksana diberbagai sekolah untuk memberikan manfaat bagi generasi muda dalam menumbuhkan kesadaran kritis terhadap segala bentuk informasi terkhusus menjelang pemilu dan pilkada.

“Semoga kegiatan ini bisa selalu dilaksanakan di sekolah-sekolah karena sebelumnya kita juga sudah laksanakan di SMA Negeri 01 Unaaha, bahwa kegiatan ini bertujuan menciptakan generasi penerus bangsa agar lahir generasi yang bisa kritis mendeteksi mana informasi yang benar dan tidak ditengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang begitu cepat”, harap Ulfah.

 

Reporter: Febri
Editor: Maharani S

UKM-Pers IAIN Kendari Membuka Pelatihan Jurnalistik Angkatan XXIV

Kendari, Objektif.id – Halo Sahabat Objektif !!! Ada kabar gembira nih untuk kamu semua. Unit Kegiatan Mahasiswa Pers IAIN kendari sedang membuka pelatihan jurnalistik angkatan XXIV.

Apa sih itu Jurnalistik?, jurnalistik adalah mencari dan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber, melakukan wawancara dengan narasumber, menulis berita, artikel, dan laporan yang akurat dan informatif.

Jadi untuk mahasiswa (i) IAIN kendari yang memiliki minat ataupun bakat dalam bidang jurnalistik bisa langsung daftarkan diri anda di :

https://forms.gle/gWLT48w4jyE5zyux9

Adapun syaratnya sebagai berikut :

1. Mahasiswa aktif IAIN kendari (Dibuktikan dengan KTM dan atau KRS terakhir)
2. Mampu membaca dan menulis Al-qur’an
3. Memiliki kemampuan dan atau minat di bidang Jurnalistik
4. Membuat karya tulis diantaranya :
>​Cerpen
>​Opini
>​Puisi
5. follow akun Instagram dan subscribe YouTube UKM-Pers IAIN Kendari (dibuktikan dengan screenshot)
6. Mendonasikan minimal satu buku

Timeline
>​Pendaftaran : 10 – 25 September 2024
>​Registrasi dan Interview : 25 – 27 September 2024
>​Pengumuman : 28 September 2024
>​Registrasi Ulang : 29 September 2024
>​Forum : 30 September – 06 Oktober 2024

Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi : 0853-4226-3771 Maharani S (Ketua Panitia)

Tunggu apa lagi segera daftarkan diri anda mari bergabung di Keluarga Besar UKM-Pers IAIN Kendari.

Mahasiswa KKN IAIN Kendari Ciptakan Solusi Cerdas Atasi Sampah Plastik di Desa Mola Selatan

Wakatobi, Objektif.id – Mahasiswa KKN reguler IAIN Kendari posko 35 berhasil menemukan solusi inovatif untuk mengatasi permasalahan sampah plastik yang menumpuk di desa Mola Selatan, Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi.

Para mahasiswa bekerjasama dengan masyarakat sekitar Melakukan pengolahan sampah menjadi paving blok untuk jalan setapak.

Koordinator desa, Muh. Ikhsan Arrijal mengatakan penumpukan sampah di sekitar laut menjadi dasar utama para mahasiswa KKN mengambil langkah nyata dalam mengurangi limbah, sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan desa.

“Kita buktikan bahwa bersama, kita bisa mengatasi tantangan lingkungan dan membangun desa yang mandiri,” Kata Ikhsan Arrijal. Selasa (20/8/2024)

Ia juga menambahkan program ini hanya pemberian sample pemanfaatan limbah plastik menjadi paving blok kepada masyarakat desa.

Sementara itu, Kepala Desa Mola Selatan, Dadang menyambut baik niat mahasiswa KKN untuk kemajuan desa dan berencana mengembangkan bank sampah yang digunakan sebagai bahan dasar pembuatan paving blok nantinya.

“Melalui bank sampah, kita tidak hanya membangun desa, tapi juga membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan,” pungkasnya

 

Mahasiswa Akhir Harus Tahu, Pengurangan UKT 50% Bagi Semester 13

Kendari, Objektif.id – Halo sobat mahasiswa! Baru-baru ini, Menteri Agama Republik Indonesia (RI) telah mengeluarkan surat keputusan mengenai pengurangan UKT bagi mahasiswa yang tengah menempuh kuliah pada semester 13.

Hal tersebut tertuang dalam surat  keputusan Menteri Agama RI Nomor 368 Tahun 2024 tentang Uang Kuliah Tunggal pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, di mana dalam keputusan tersebut mahasiswa semester 13 dapat mengajukan pengurangan UKT.

Penurunan UKT sebesar 50 persen ini merupakan berita gembira bagi mahasiswa semester 13, karena program ini membantu meringankan beban biaya pendidikan bagi para mahasiswa yang telah menempuh studi dalam waktu yang cukup lama.

Selain itu, potongan UKT ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa semester akhir untuk segera menyelesaikan studinya.

Adapun, pengajuan pengurangan UKT dapat dilakukan dengan mendatangi bagian akademik kemahasiswaan di Universitas/Institut masing-masing.

Mahasiswa hanya harus melengkapi persyaratan yang dibutuhkan, seperti fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) dan bukti pengambilan mata kuliah semester 13. So, tunggu apalagi segeralah melakukan pemberkasan kalian….

 

 

Penulis: Kusmawati
Editor: Andi Tendri

Kartika Waode Ramaikan PBAK IAIN Kendari, Ajak Mahasiswa Gen Z Jadi Pribadi yang Berbeda

Kendari, Objektif-id – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari datangkan Kartika Waode sebagai pemateri dengan tema “Personal Branding Gen Z” pada PBAK hari ke-2 di Ballroom Multimedia. Senin, (19/8/2024)

Dalam sambutannya, Kartika Waode menyampaikan bahwa di tengah kemudahan akses informasi, Gen Z yang lahir antara tahun 1997-2010 perlu membekali diri dengan personal branding yang kuat untuk menghadapi tantangan era digital.

“Mereka harus kreatif dalam menampilkan diri, mengelola konten dengan baik, dan membangun koneksi yang autentik dengan audiens,” ungkapnya

Selain itu, ia memberikan peringatan kepada Gen Z tentang potensi penyalahgunaan data pribadi di dunia maya.

“Gen Z harus sadar bahwa informasi yang kita bagikan di internet bisa disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, lindungi diri kalian dengan menjaga privasi dan keamanan data,” tuturnya

Selain itu, Kartika juga mengajak generasi Z untuk memanfaatkan peluang yang ada di era digital.

“Manfaatkanlah momentum ini untuk membangun personal branding yang unik dan membedakan dirimu dari yang lain,” pungkasnya

 

 

Penulis: Rachma Alya Ramadhan
Editor: Andi Tendri

Dari Bumi Anoa, IAIN Kendari Sambut HUT RI ke-79 Dengan Semangat Baru

Kendari, Objektif.id – Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan ke-79 RI, IAIN Kendari upacara di Pelataran kampus yang diikuti oleh ribuan mahasiswa baru pada, Sabtu (17/8/2024).

Dalam sambutannya, Rektor IAIN Kendari, Prof. Husain Insawan mengatakan, bahwa kemerdekaan adalah amanah yang harus kita jaga dan rawat, serta menghormati jasa para pahlawan dan terus membangun bangsa demi kemajuan bersama.

“Sejatinya kemerdekaan adalah amanah yang harus dijaga dan dirawat demi kemajuan bangsa,” ungkapnya

Selanjutnya, ia mengajak seluruh ASN Kementerian Agama untuk memperkuat integritas dan profesionalitas dalam menjalankan tugas serta membangun bangsa.

“Kita harus menjadi teladan dalam menjalankan tugas, memastikan bahwa setiap keputusan didasarkan pada nilai-nilai luhur agama dan Pancasila,” tegasnya

Prof, Husain Insawan, juga menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antar semua elemen bangsa.

“Kita akan segera memasuki periode Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045, untuk itulah mari kita menyiapkan diri dengan akselerasi kerja yang cepat, transparan dan profesional,” pungkasnya

 

Penulis: Rachma Alya Ramadhan 
Editor: Andi Tendri 

IAIN Kendari Ajak Mahasiswa Baru Eksplorasi Kampus dengan AI

Kendari, Objektif.id – Institut Agama Islam Negeri Kendari menggelar Pra Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (Pra-PBAK) di Ballroom Multimedia selama 2 hari dari tanggal 15 – 16 Agustus 2024.

Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa baru diajak untuk mengenal lebih dekat teknologi Artificial Intelligence (AI) melalui platform Metaverse yang dapat diakses melalui aplikasi spiral yang tersedia di Play Store dan App Store.

Koordinator Seksi Acara, Lily Ulfia menyampaikan, bahwa penerapan AI dalam PBAK tahun ini merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa akan inovasi teknologi dalam pembelajaran.

“Mahasiswa kita harus bisa beradaptasi dengan AI, sebagai sarana dan alternatif pembelajaran yang memudahkan kita meraih cita-cita dalam dunia pendidikan,” Ujarnya

Ia juga menjelaskan bahwa program ini, merupakan hasil kerja sama dengan Cyber University Muhammadiyah Yogyakarta dalam mengembangkan Peta Virtual yang memudahkan penjelajahan kampus secara virtual selama PBAK.

Sejalan dengan itu, kordinator lapangan (Korlap) La Ode Juhardin menuturkan Pra-PBAK ini dilakukan agar mahasiswa baru lebih mempersiapkan diri untuk memanfaatkan AI tidak hanya dibangku perkuliahan tetapi juga lembaga internal maupun eksternal kampus.

“Saya ingin kegiatan ini menjadi motivasi bagi mahasiswa baru untuk berorganisasi agar tidak hanya memperoleh nilai akademis tetapi juga ilmu pengetahuan non-akademis untuk menghadapi tantangan dan peluang di masa depan,” pungkasnya

 

Penulis: Wahida
Editor: Redaksi 

Pimpinan IAIN Kendari Serahkan Inventaris Lembaga Kemahasiswaan Kepada UKM Pers dan UKK Menwa

Kendari, Objektif.id – Pimpinan IAIN Kendari melakukan serah terima inventaris kelembagaan secara resmi kepada Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers dan Unit Kegiatan Khusus (UKK) Resimen Mahasiswa yang berlangsung di Gedung Rektorat IAIN Kendari, Kamis (15/8/2024).

Penyerahan inventaris tersebut diserahkan langsung oleh Rektor IAIN Kendari, Prof. Dr. Husain Insawan dengan didampingi langsung oleh Wakil Rektor II, Dr. Nurdin, Wakil Rektor III, Dr. Sitti Fauziah M. Serta Kabag umum, Lukman Sani, Kepada pengurus lembaga UKM Pers dan UKK Menwa.

Dalam proses penyerahan inventaris tersebut, Husain Insawan, menyampaikan bahwa mereka akan selalu memberikan dukungan penuh terhadap lembaga kemahasiswaan dengan mensupport berbagai kebutuhan fasilitasnya, sehingga dia berharap apa yang diberikan dapat dipelihara dengan baik untuk dinikmati di masa mendatang.

“Kami tentunya akan hadir bersinergi membantu lembaga kemahasiswaan dengan harapan kalau fasilitas yang sudah diberikan ini bisa dipelihara, dirawat secara baik sehingga ini bisa menjadi barang inventaris di lembaga kemahasiswaan itu sendiri dan adik-adiknya yang akan datang belakangan itu juga bisa menggunakan alat-alat tersebut,” ujar Husain.

Adapun kendala dalam pengadaan alat, Husain mengatakan bahwa keterbatasan anggaran menjadi penghambat dalam memenuhi semua kebutuhan lembaga kemahasiswaan. Namun, ia dan timnya selalu berupaya untuk mencari solusi dalam mencari sumber dana tambahan agar dapat memenuhi kebutuhan lembaga kemahasiswaan.

“Walaupun dengan anggaran yang terbatas kita selalu berupaya untuk melengkapi kebutuhan lembaga kemahasiswaan agar bisa membelikan barang-barang yang dibutuhkan,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Nurdin, menambahkan bahwa serah terima inventaris ini merupakan hasil realisasi dari usulan pengadaan alat kelembagaan UKM Pers dan UKK Menwa yang sudah diajukan beberapa bulan yang lalu.

“Insyaallah, setelah melakukan proses pengadaan dengan berbagai macam prosedur akhirnya anak-anak pengurus lembaga Pers dan Menwa sudah bisa memanfaatkan apa yang menjadi fasilitas yang kalian butuhkan, yang tidak terlepas supaya kalian lebih kreatif, produktif, dan paling utama Pers ini berperan di garda terdepan dalam membantu mensosialisasikan kampus tercinta kita,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Umum UKM Pers, Alfi Yorifal, mengungkapkan rasa senang atas terpenuhinya kebutuhan inventaris yang sudah lama dinantikan. Ia juga berharap dengan dukungan fasilitas yang memadai, anggota UKM Pers dapat lebih kreatif dalam mengembangkan lembaga dan menghasilkan karya-karya jurnalistik yang lebih berkualitas.

“saya sangat gembira hari ini dimana alat yang sudah lama dinantikan akhirnya diterima oleh kami UKM Pers, semoga dengan keberadaan alat baru tersebut dapat menunjang kinerja UKM Pers agar ebih baik dan produktif lagi dalam mengembangkan lembaga karena sudah di dukung dengan alat-alat yang cukup mumpuni” tutupnya.

 

Penulis: Rachma Alya Ramadhan
Editor: Harpan Pajar

Mahasiswa KKN IAIN Kendari Semarakkan HUT RI ke-79 Dengan Berbagai Lomba di Desa Mola Nelayan Bhakti

Wakatobi, Objektif.id – dalam rangka meriahkan HUT RI ke-79, Mahasiswa KKN reguler IAIN Kendari posko 36 menyelenggarakan kegiatan lomba  bersama masyarakat Mola Nelayan Bhakti, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi.

Kegiatan yang mengusung tema “Bersama di laut, Bersatu untuk Indonesia” tersebut berlangsung selama 4 hari dari tanggal 11-14 Agustus 2024. Dengan ragam macam lomba seperti, tarik tambang perahu, dayung, makan kerupuk, rebut kursi, joget balon, lari karung, lari kelereng, memasukkan paku ke dalam botol, dan menyelam.

Febrianto, Koordinator Desa Mola Nelayan Bhakti mengatakan, kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk bersilaturahmi dan memperkuat rasa cinta tanah air.

“Tujuan kegiatan ini bukan hanya sekedar ajang kompetensi, tapi sebagai ajang silaturahmi, menguatkan rasa kebersamaan dan menumbuhkan jiwa nasionalisme di hati masyarakat Mola Nelayan Bhakti,” ujarnya

Ia juga, berharap agar seluruh peserta lomba bisa mengedepankan nilai-nilai sportivitas.

“Semoga kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat kebersamaan yang terus berlanjut di antara kita semua,” sambungnya

Sementara itu, Kepala Desa Mola Nelayan Bhakti, Derdi, menjelaskan bahwa acara ini adalah kesempatan untuk merayakan kemerdekaan dengan cara yang menghubungkan masyarakat dan mahasiswa dalam semangat kebersamaan.

“Dengan berbagai lomba menarik seperti lomba makan kerupuk, balap karung, dan tarik tambang, adik-adik mahasiswa KKN berhasil menciptakan suasana yang meriah dalam perayaan HUT RI di desa,” jelasnya

Lanjut, ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menciptakan suasana yang meriah, namun juga berkontribusi dalam mempererat hubungan sosial antara mahasiswa dan warga desa.

“Semoga kegiatan KKN di Mola Nelayan Bhakti dapat terus berlanjut dan menjadikan desa ini sebagai rujukan bagi mahasiswa KKN lainnya,” pungkasnya

 

Penulis: Nini Sasmitha
Editor: Andi Tendri

Perangi Stunting: Desa Mola Nelayan Bhakti Luncurkan Sosialisasi Pencegahan

WAKATOBI, Objektif.id – Pemerintah Desa Mola Nelayan Bhakti mengadakan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Stunting di Desa Mola Nelayan Bhakti, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Sabtu (3/8/2024).

Kegiatan tersebut berlangsung sejak pukul 08.00-12.45 WITA dan dibuka langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Wakatobi. Sosialisasi ini diikuti langsung oleh Pemerintah Desa setempat, Ketua TP PKK Kabupaten Wakatobi, Tim Kesehatan Puskesmas Wangi-Wangi Selatan, Camat Wangi-Wangi Selatan, serta Mahasiswa KKN IAIN Kendari posko 36.

Ketua TP PKK Wakatobi, Eliati Haliana, menjelaskan bahwa setiap daerah di Kabupaten Wakatobi memiliki tim khusus untuk menangani masalah stunting, termasuk di tingkat kecamatan.

“Tanggung jawab penanganan stunting di Desa Mola Nelayan Bhakti ada di tangan pemerintah desa setempat, sementara di tingkat kabupaten, ibu Wakil Bupati yang memimpin,” ungkap Eliati

Selanjutnya, Ketua TP PKK Kabupaten Wakatobi juga menuturkan, bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari program TPPS (Tim Percepatan Penurunan Stunting) Desa Mola Nelayan Bhakti. Dana desa digunakan untuk melaksanakan acara ini, yang bertujuan untuk menurunkan angka stunting. Data terbaru menunjukkan bahwa ada 14 kasus anak mengalami stunting di desa ini berdasarkan pengukuran pada Juni 2024.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri-sendiri, kita harus bersinergi untuk menurunkan angka stunting,” tegasnya.

Suasana kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Stunting. Foto : Ist

Sementara itu, Derdi, Kepala Desa Mola Nelayan Bhakti menjelaskan, berdasarkan data yang diterima, jumlah kasus stunting di desa mereka meningkat dari delapan menjadi empat belas kasus dalam setahun.

“Kami memutuskan untuk mengadakan sosialisasi ini sebagai langkah awal untuk pencegahan dan penanganan stunting,” katanya

Kepala Desa Mola Nelayan Bhakti juga berharap bahwa dengan adanya sosialisasi ini, kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan.

“Kami berharap masyarakat Desa Mola Nelayan Bhakti semakin sadar akan pentingnya kesehatan lingkungan dan kesehatan secara umum. Dengan begitu, angka stunting di desa ini bisa menurun dan masalah ini bisa diatasi,” harapnya

Acara sosialisasi ini juga melibatkan mahasiswa KKN IAIN Kendari posko 36, yang turut berperan aktif dalam penyebaran informasi dan edukasi kepada masyarakat. Kehadiran mereka diharapkan dapat menambah semangat dan dukungan bagi program pencegahan stunting di desa tersebut.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan masalah stunting yang merupakan salah satu isu kesehatan utama dapat tertangani dengan baik. Kerja sama antara pemerintah desa, kecamatan, kabupaten, serta partisipasi aktif dari masyarakat dan mahasiswa menjadi kunci sukses dalam upaya penanganan stunting di Desa Mola Nelayan Bhakti.

Reporter: Nini Sasmitha

Editor: Andi Tendri

Antusiasme Masyarakat dalam Pembuatan Semi Hidroponik dari Bambu dan Limbah Plastik Bersama Mahasiswa KKN IAIN Kendari

Wakatobi, Objektif.id – Mahasiswa kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2024 , Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari posko 37 Desa Kabita melaksanakan salah satu program kerja pembuatan semi hidroponik dengan memanfaatkan bambu, limbah botol dan aqua gelas plastik bersama masyarakat dan aparat desa kabita. Sabtu (03/08/2024).

 

Dengan adanya kegiatan ini masyarakat sangat antusias dalam mengikuti kegiatan yang di adakan oleh mahasiswa KKN IAIN Kendari di Desa Kabita karena dengan adanya kegiatan ini bisa menambah pengalaman masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan tanaman sayur-sayuran.

 

Kordinator desa (kordes), Inong, mengatakan kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi bersama masyarakat.

 

“Kegiatan tersebut selain memberikan pemahaman kepada masyarakat sekaligus sebagai salah satu strategi untuk mempererat tali silaturahmi bersama masyarakat,” ujarnya

 

Kepala Desa Kabita, La Ode Bahlur, mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan yang di adakan oleh mahasiswa KKN IAIN Kendari dalam memanfaatkan bambu dan limbah botol plastik.

 

“Saya sangat mengapresiasi inisiatif para mahasiswa KKN IAIN Kendari dan masyarakat dalam mengembangkan sistem hidroponik memanfaatkan bambu dan limbah botol plastik. Ini adalah langkah yang sangat inovatif dan tepat guna, terutama dalam kondisi saat ini di mana kita perlu mencari solusi untuk meningkatkan produksi pangan secara berkelanjutan dan ramah lingkungan.

 

Dia juga berharap program ini dapat terus dikembangkan dan menjadi contoh bagi desa-desa lainnya.

 

“Harapan saya program ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat melalui penjualan hasil panen hidroponik. Saya juga berharap kerjasama antara mahasiswa KKN dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga program ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi desa kita.”

 

Selain itu salah satu masyarakat Desa Kabita, Ibu Musiati, mengatakan adanya kegiatan ini sangat bermanfaat dan dapat membantu mengurangi sampah plastik di laut.

 

“Kegiatan ini sangat berguna bagi masyarakat karena bisa mengubah limbah plastik yang tidak terpakai menjadi sesuatu yang bermanfaat. Selain itu, hal ini juga membantu mengurangi sampah plastik yang dibuang ke laut.” tuturnya

 

Reporter: Nini Sasmitha

Editor: Andi Tendri

Mahasiswa KKN IAIN Kendari Sukses Meriahkan Hari Anak Nasional Dengan Lomba Kreativitas

Konawe Utara, Objektif.id – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional ke-40 Mahasiswa KKN IAIN Kendari posko 90 Desa Andumowu, sukses menyelenggarakan kegiatan lomba kreativitas anak. Minggu (28/7/2024).

Kegiatan yang diselenggarakan sekitar pukul 13 : 00 WITA ini bertempat di gedung balai Desa Andumowu, Kec Lasolo, Kab Konawe Utara. Dengan menghadirkan Forum Anak Konawe Utara dan PHA Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Ketua Panitia, Argya Alkahfi Venur Ramadhan mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan perlindungan terhadap kesejahteraan dan hak-hak anak di Indonesia.

“Seperti yang tertuang dalam Undang-Undang tentang Kesejahteraan Anak pada 23 Juli 1979, peringatan Hari Anak Nasional diselenggarakan untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang peduli dan ramah terhadap anak-anak,” tutur Argya.

Di tempat yang sama, Riska Amalia salah satu mahasiswa KKN IAIN Kendari angkatan X mengungkapkan, bahwa kegiatan ini terdiri dari berbagai lomba yang seru dan menarik, sehingga dapat membuat anak-anak meningkatkan kreativitasnya.

“Dalam kegiatan ini kita adakan beberapa lomba salah satunya lomba mewarnai, lomba angkat balok, lomba lari karung, lomba pakai celana tanpa bantuan tangan, dengan lomba rebut kursi,” Ungkapnya Riska.

Sementara itu, Kepala Desa Andumowu, Sufrin, mengucapkan rasa terima kasihnya kepada mahasiswa KKN IAIN Kendari dan Forum Anak Konawe Utara atas kerja sama yang terjalin dalam memperingati Hari Anak Nasional.

“Saya merasa bangga melihat anak-anak generasi penerus, khususnya di Desa kami, sangat antusias untuk mengikuti berbagai lomba ini, untuk itu, saya berpesan kepada anak-anakku sekalian agar berlomba dengan sportif, tetap semangat, dan selalu jaga kekompakan,” pungkasnya

 

Penulis: Rachma Alya Ramadhan 
Editor: Izar

Desa Mola Nelayan Bhakti Bersatu Lindungi Anak Melalui PIN Polio 

Wakatobi, Objektif.id – Pemerintah Desa Mola Nelayan Bhakti menyelenggarakan kegiatan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio kepada anak-anak usia 0-7 tahun Desa Mola Nelayan Bhakti, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi. Jumat, (26/7/2024)

Kegiatan tersebut Berlangsung sejak pukul 08.00 – 10.00 WITA ini diikuti langsung oleh pemerintah desa setempat, tim kesehatan puskesmas Wangi-Wangi Selatan, serta mahasiswa KKN IAIN Kendari posko 36.

Kepala Desa Mola Nelayan Bhakti, Derdi mengatakan pekan imunisasi nasional ini bertujuan untuk mencegah terjadinya wabah penyakit.

“Anak-anak desa kami terkhususnya balita rentang mendapat serangan penyakit, maka, program ini hadir untuk menambah ketahanan tubuh anak sehingga terhindar dari penyakit DBD maupun penyakit mematikan seperti polio,” ungkapnya

Dia juga menuturkan upaya perlindungan anak melalui imunisasi sejak dini akan memberikan dampak positif bagi kesehatan mereka di masa depan.

“Dengan melindungi anak-anak dari penyakit sejak dini, kita telah menjamin masa depan yang lebih cerah bagi mereka,” sambungnya

Sementara itu, Koordinator Imunisasi Puskesmas Wangi-Wangi Selatan Nur Hasanah, berharap Program ini dapat memberikan cakupan imunisasi polio yang menyeluruh bagi semua bayi dan balita.

“Harapan saya semua bayi dan balita yang ada di Mola Nelayan Bhakti ini mendapatkan vaksin secara menyeluruh,” pungkasnya

 

Penulis: Nini Sasmitha
Editor: Andi Tendri

Pemda Wakatobi dan Bidan Merdeka Sehat Jamin Kesehatan Anak Melalui Imunisasi Polio

Waha, Objektif.id – Pemerintah Daerah Wakatobi bersama Bidan Merdeka Sehat meluncurkan program imunisasi vaksin Polio kepada anak-anak yang berada di desa Waha, Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi. Kamis, (25/7/2024)

Bidan Merdeka Sehat, Susiawati mengungkapkan urgensi program ini sebagai upaya pencegahan terhadap kelumpuhan yang disebabkan oleh virus polio.

“Virus polio merupakan ancaman serius karena langsung menyerang sistem saraf manusia dan dapat menyebabkan Kelumpuhan yang bersifat permanen, Oleh karena itu, imunisasi polio menjadi langkah pencegahan yang sangat penting untuk dilakukan,” ungkapnya

Ia menambahkan, program ini ditujukan untuk anak-anak dalam rentang usia 0-7 tahun 11 bulan 29 hari, tanpa memandang status imunisasi sebelumnya.

“Anak yang sudah berusia 8 tahun tidak bisa lagi menerima imunisasi polio, selain itu, imunisasi hanya diberikan kepada anak-anak yang dalam kondisi sehat, tanpa gejala batuk atau demam,” Sambungnya

Lanjut, Susi juga menyebutkan bahwa imunisasi akan diberikan dalam dua dosis.

“Dosis pertama diberikan sekarang, dan dosis kedua akan diberikan pada bulan Agustus, Jadi, anak-anak harus mendapatkan dua dosis untuk memastikan perlindungan yang optimal,” jelasnya

Sementara itu, Kepala Desa Waha, Suhardin mengungkapkan rasa syukurnya atas adanya program vaksin polio di desanya.

“Semoga anak-anak kita semua jadi sehat dan kuat, terhindar dari penyakit polio yang berbahaya,” Kata Suhardin, saat diwawancarai Objektif.id Melalui via WhatsApp pada, Jumat (26/7)

Disisi lain, salah satu mahasiswa KKN IAIN Kendari posko 6 yang juga ikut serta melancarkan kegiatan, Muhammad Al-Fandi Baskara berpendapat tentang pentingnya pemberian vaksin polio kepada anak-anak untuk tumbuh kembang mereka.

“Kalo dari saya kegiatan untuk memberi vaksin polio ke pada anak ini sangat penting karena vaksin ini berfungsi untuk menjaga kesehatan anak dan mencegah terjadinya kelumpuhan agar anak dapat tumbuh berkembang sebagaimana mestinya ” pungkasnya

 

Penulis: Rachma Alya Ramadhan 
Editor: Andi Tendri